Penelitian ini mengkaji transisi pensiun sebagai fenomena psikologis yang kompleks, melampaui pendekatan administratif dan finansial semata. Menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan kerangka Teori Role Exit, penelitian ini mensintesis temuan empiris mengenai interkoneksi lima dimensi kesejahteraan: mental, kesehatan, finansial, spiritualitas, dan produktivitas pasca-karier. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelepasan peran profesional memicu identity vacuum yang berdampak pada stabilitas psikologis, makna diri, pola hidup, serta keterlibatan sosial individu. Kekosongan identitas tersebut berinteraksi secara dinamis dengan dimensi kesehatan, rasa aman finansial, orientasi makna hidup, dan kemampuan untuk tetap produktif setelah pensiun. Berdasarkan sintesis tersebut, dirumuskan Model Konseptual “Perancangan Ulang Kehidupan” (Life Redesign) sebagai kerangka holistik dalam mempersiapkan transisi pensiun. Model ini memandang pensiun bukan sebagai akhir karier, melainkan sebagai proses rekonstruksi kehidupan yang mencakup redefinisi identitas, penataan ulang gaya hidup, pemaknaan eksistensial, dan transformasi kontribusi. Temuan ini menegaskan perlunya pergeseran paradigma dalam Manajemen Sumber Daya Manusia menuju persiapan pensiun yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026