IPSSJ
Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal

RITUAL CAP GO MEH DI KLENTENG ENG AN KIONG MALANG TAHUN 1978-1988

Pria Bagus Pratama (Unknown)
Wisnu (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika dan pengaruh pelaksanaan ritual Cap Go Meh terhadap interaksi sosial, budaya, dan ekonomi etnis Tionghoa ditengah pembatasan ekspresi budaya Tionghoa di Klenteng Eng An Kiong Malang dari tahun 1978-1988. Fokus utamanya adalah memahami proses perubahan dan segala dinamika yang mempengaruhi ritual Cap Go Meh oleh komunitas Tionghoa, lalu bagaimana pengaruhnya terhadap interaksi sosial budaya Tionghoa serta aktivitas perdagangan disekitar klenteng Eng An Kiong. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahap yaitu heuristi atau pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historigrafi. Sumber yang di peroleh, pada sumber tertulis seperti, arsip tentang Klenteng Eng An Kiong dan perayaan ritual Cap Go Meh seperti monografi Klenteng, surat undangan sembahyang, penanggalan Cina sebagai penanda tahun baru Imlek dan perayaan Cap Go Meh pada malam ke lima belas, dan beberapa arsip lain di masa yang telah di tentukan, lalu pada sumber lisan di peroleh dari wawancara ketua yayasan klenteng selaku tokoh sejarah yang masih ada, beberapa tokoh pengurus klenteng yang juga masih hidup, jemaat klenteng, serta pustaka relevan yang mendukung tentang ritual Cap Go Meh dan klenteng Eng An Kiong. Hasil penelitian menunjukan bahwa ritual Cap Go Meh mengalami dinamika yang cukup signifikan setiap tahunnya, walaupun ditengah-tengah mengalami banyak hambatan dan rintangan dalam proses pelaksanaanya. Segala dinamika ini tidak dapat mempengaruhi solidaritas komunitas Tionghoa yang sangat kuat sesama umat beragama, momentum ini menjadikan semangat bagi para jemaat dan pengurus klenteng dalam mempertahankan ritual Cap Go Meh sebagai identitas budaya untuk keberlangsunganya ke depan bagi generasi muda. Ritual Cap Go Meh menjadi simbol nilai, makna, dan penguat tali solidaritas bagi komunitas Tionghoa klenteng Eng An Kiong, walaupun diterjang dengan berbagai tantangan, para pengurus klenteng tetap berusaha merangkul para masyarakat Malang untuk berpartisipasi pada perayaan Klenteng sebagai bentuk penguatan hubungan sosial sesama penduduk kota Malang yang sama-sama memiliki proses dan perjalanan sejarah panjang di kota yang penuh dengan berbagai macam etnis. Hal ini menjadika ritual Cap Go Meh sebagai jembatan memperkuat dan mempertahankan identitas budaya Tionghoa di Klenteng Eng An Kiong dengan berbagai dinamika pelaksanaanya

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ojs

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Public Health Social Sciences

Description

Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, ...