Kepemimpinan visioner merupakan faktor strategis dalam menentukan arah, keberlanjutan, dan mutu pengembangan lembaga pendidikan Islam di tengah dinamika perubahan sosial, budaya, dan globalisasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, praktik, dan implikasi kepemimpinan visioner dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam dengan studi kasus di Yayasan Pondok Tahfidz Baqiyatussalaf Rumah Qur’an Nahdlatul Wathan Lombok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner di yayasan tersebut diwujudkan melalui perumusan visi keislaman yang futuristik, penguatan budaya organisasi Qur’ani, pengelolaan sumber daya manusia secara partisipatif, serta pengembangan inovasi kelembagaan yang adaptif terhadap tuntutan zaman. Kepemimpinan visioner tidak hanya berperan sebagai pengarah kebijakan kelembagaan, tetapi juga sebagai kekuatan moral dan inspiratif dalam menjaga identitas keislaman sekaligus mendorong profesionalisme pengelolaan pendidikan. Dengan demikian, kepemimpinan visioner menjadi pilar utama dalam pengembangan lembaga pendidikan Islam yang berkelanjutan, berkarakter, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Copyrights © 2025