Acne vulgaris timbul merupakan penyakit kulit karena infeksi dan inflamasi pada unit pilosebaseus, salah satunya dipicu oleh bakteri Propionibacterium acnes. Biji labu kuning (Cucurbita moschata) diketahui mengandung metabolit sekunder seperti tanin, flavonoid, dan saponin yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak biji labu kuning dalam bentuk Masker gel serta menguji aktivitasnya terhadap Propionibacterium acnes. Hasil evaluasi menunjukkan sediaan memenuhi persyaratan mutu fisik. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan peningkatan konsentrasi berpengaruh nyata terhadap zona hambat. F1 (2,5%) menghasilkan zona hambat 1,22 ± 0,07 cm, F2 (5%) sebesar1,30 ± 0,10 cm, dan F3 (7,5%) sebesar 1,73 ± 0,03 cm, sedangkan kontrol positif sebesar 1,73 ± 0,03 cm. Dengan demikian, masker gel ekstrak biji labu kuning memiliki aktivitas antibakteri signifikan terhadap Propionibacterium acnes, dengan konsentrasi 7,5% menunjukkan daya hambat terbaik.
Copyrights © 2025