Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada peningkatan kapasitas pelaku UMKM olahan pertanian di Desa Banyumas Lama, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada tanggal 10 Mei 2025 di Balai Desa Banyumas dengan melibatkan 26 pelaku UMKM yang memproduksi berbagai olahan pertanian seperti keripik pisang, opak singkong, dan kerupuk. Meskipun desa ini memiliki potensi pertanian yang melimpah, para pelaku UMKM menghadapi kendala signifikan dalam pemasaran digital akibat keterbatasan infrastruktur internet dan rendahnya literasi digital. Metode pelaksanaan kegiatan mengintegrasikan tiga tahap utama yaitu persiapan (survei kebutuhan, perizinan, penyusunan materi), pelaksanaan (sosialisasi dan pelatihan interaktif tentang branding, pemasaran digital, dan manajemen penjualan), serta evaluasi partisipasi peserta. Pelatihan difokuskan pada penerapan IPTEKS melalui platform digital seperti Instagram dan Shopee, strategi branding produk, serta teknik pembuatan konten pemasaran yang efektif. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kehadiran mencapai 90% dengan 80% peserta berhasil mempraktikkan langsung materi yang diajarkan. Dampak positif program terlihat dari peningkatan kemampuan peserta dalam pembuatan akun digital, transformasi desain kemasan produk yang lebih profesional, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran yang lebih luas. Beberapa UMKM bahkan telah berhasil mendapatkan pesanan dari luar daerah melalui platform digital. Untuk menjamin keberlanjutan program, diperlukan pendampingan berkala, peningkatan akses internet, dan kolaborasi strategis dengan dinas terkait.
Copyrights © 2025