Kabupaten Bondowoso memiliki potensi akan produk buah–buahan salah satunya mangga. Hal itu dikarenakan mangga menjadi komoditas yang telah dibudidayakan secara turun temurun di pekarangan rumah. Namun Teknik budidaya yang dilakukan belum sesuai dengan tata cara budidaya yang baik atau Good Agricultural Practices. Tingginya potensi akan produksi mangga akan menurun jika tidak dilakukan perbaikan dalam proses budidaya. Wanita memiliki peran penting dalam proses budidaya. Pemerintah melalui penyuluh melakukan pendampingan melalui kelompok wanita tani salah satunya KWT Delima Merah yang terletak di Desa Darus Sholah. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani Delima Merah, Kabupaten Bondowoso dengan mengikutsertakan 30 anggota. Kegiatan yang dilakukan merupakan kolaboratif aktif antara tim dan mitra dengan beberapa kegiatan utama yaitu persiapan pelaksanaan, penyuluhan, dan penerapan teknologi GAP. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan perubahan akan pengetahuan sebesar 71% dan perubahan akan kemampuan berbudidaya sebesar 78%. Kegiatan berlangsung lancar sesuai dengan perencanaan dengan partisipasi aktif dari para anggota kelompok.
Copyrights © 2025