Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Roja’ul Khoir menghadapi tantangan dalam efisiensi penghimpunan ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, Wakaf) karena masih mengandalkan metode tradisional (kotak amal dan door-to-door) serta belum optimalnya peran Majelis Taklim sebagai motor penggerak filantropi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan platform crowdfunding digital dan mengoptimalisasi peran Majelis Taklim sebagai strategi terpadu dalam peningkatan akuntabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan lima tahapan terstruktur mulai dari sosialisasi dan pelatihan, hingga penerapan teknologi dan pendampingan yang berfokus pada sinergi antara teknologi dan kelembagaan sosial. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi filantropi digital masyarakat, dibuktikan dengan kenaikan rata-rata pemahaman peserta sebesar 34,8% pada hasil post-test. Implementasi platform digital berhasil menciptakan transparansi, efisiensi, dan kemudahan donasi. Sementara itu, optimalisasi peran Majelis Taklim melalui kemitraan formal terbukti efektif dalam memobilisasi jaringan sosial untuk mempromosikan kontribusi ZISWAF yang lebih rutin dan konsisten. Kesimpulannya, integrasi inovasi digital dan penguatan kelembagaan sosial Majelis Taklim berhasil memodernisasi tata kelola ZISWAF, meningkatkan kepercayaan publik, dan membangun model penghimpunan dana yang berkelanjutan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025