Salah satu subsektor yang mempunyai potensi pengembangan besar adalah peternakan sapi, namun potensi besar peternakan sapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan peternak sapi di Desa Negeri Agung Jaya yang menerapkan sistem kendang. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana sampel dikumpulkan dari 5 peternak yang dipilih melalui purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data kualitatif, yaitu wawancara mendalam dan observasi partisipan, dan data kuantitatif, yaitu pendapatan dan pengeluaran dari catatan keuangan peternak. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil langsung dari wawancara, observasi dan dokumen serta data sekunder dari berbagai literatur, laporan dan dokumen relevan lainnya. Hasil penelitian di Desa Negeri Agung Jaya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan besar dalam pendapatan peternak sapi, dan perbedaan tersebut sangat dipengaruhi oleh luas lahan peternakan mereka. Petani yang memiliki lahan luas cenderung memiliki pendapatan per kapita lebih tinggi daripada petani kecil. Analisis pendapatan per kapita menunjukkan bahwa semakin besar ukuran peternakan sapi, semakin tinggi pendapatan per kapita peternak. Hal ini karena peternakan dengan lahan yang lebih besar memiliki efisiensi manajemen yang lebih besar dan skala ekonomi yang lebih besar
Copyrights © 2025