Kemampuan berbicara merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang perlu dikembangkan secara aktif dan kontekstual. Namun, dalam praktiknya, banyak siswa SMA mengalami hambatan dalam menyampaikan gagasan secara lisan akibat kurangnya kepercayaan diri, minimnya kesempatan berlatih, serta metode pembelajaran yang masih bersifat teacher-centered. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan teknik Think-Pair-Share (TPS) dalam meningkatkan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental berupa one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 9 Kaur, Bengkulu. Instrumen pengumpulan data meliputi tes lisan (pretest dan posttest), observasi, dan angket respons siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor kemampuan berbicara meningkat dari 62,5 (pretest) menjadi 78,9 (posttest). Uji statistik paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan setelah penerapan teknik TPS selama delapan kali pertemuan. Selain itu, respons siswa terhadap teknik ini tergolong positif, dengan 87,5% menyatakan bahwa TPS membuat mereka lebih percaya diri dan termotivasi untuk berbicara. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknik Think-Pair-Share efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia di tingkat SMA.
Copyrights © 2025