Penelitian ini terakit tentang bencana yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak signifikan terhadap kerusakan rumah hunian. Penilaian kelayakan rumah pasca banjir umumnya masih dilakukan secara manual, bersifat subjektif, dan memerlukan waktu yang relatif lama sehingga berpotensi menghambat proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Decision Support System (DSS) sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam analisis kelayakan rumah hunian pasca banjir secara efisien dan objektif. Penelitian menggunakan pendekatan pengembangan sistem dengan metode Multi-Criteria Decision Making (MCDM). Penentuan bobot kriteria dilakukan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), sedangkan proses pemeringkatan kelayakan hunian dilakukan dengan metode Simple Additive Weighting (SAW). Model DSS mengintegrasikan tiga dimensi penilaian, yaitu aspek teknis struktural, kesehatan lingkungan, dan sosial ekonomi. Hasil implementasi pada studi kasus menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan tingkat kelayakan hunian dengan tingkat kesesuaian yang baik terhadap penilaian ahli. DSS yang dikembangkan diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah hunian pasca banjir secara lebih cepat, objektif, dan adil.
Copyrights © 2025