Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENENTUAN KAPASITAS KAPASITOR SHUNT DALAM PERBAIKAN COS Φ PADA GEDUNG WORKSHOP TEKNIK MESIN UNIMED DENGAN BEBAN YANG BERVARIASI Hasibuan, Arnawan; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Nasution, Ilham Kurnia
JESCE (JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING) Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Electrical And System Control Engineering Februari
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.407 KB) | DOI: 10.31289/jesce.v3i2.3271

Abstract

Kualitas daya dalam sistem tenaga listrik merupakan hal yang penting untuk menjaga stabilitas sistem tenaga listrik pada jaringan. Peningkatan beban yang bersifat induktif dapat mengakibatkan pada penurunan faktor daya, peningkatan rugi-rugi jaringan, biaya yang besar dan lain-lain. Faktor daya yang buruk mengakibatkan konsumsi daya reaktif yang sangat besar. Untuk meningkatkan kualitas daya salah satunya adalah dengan memasang kapasitor shun pada sistem. Penentuan kapasitas kapasitor yang dipasang menggunakan hitung manual. Besar kapasitas kapasitor yang dipasang pada saat phasa R (135,93 ?F), S (104,19 ?F), dan T (242,19?F). Penambahan kapasitor shunt nilai kualitas daya yang diperbaiki dari rata-rata sebelum daya semu 8,78 kVA dan daya reaktif 9,87 kVAR setelah diperbaiki menjadi daya semu 3,63529 kVA dan daya reaktif 1,72908 kVAR. Kapasitor yang dipasang berjenis polar tipe kapasitor elektrolit dikarenakan memiliki nilai kapasitansi antara 1 uF ? 1 F dengan toleransi ± 50% dan tegangan kerja maksimum 400 volt terpolarisasi, memiliki kesetabilan yang cukup.
Analysis of Technical Loss Calculation Using Load Curve Approach on 20 kV Distribution Network Maulana, Rizky Rahmat; Salahuddin, S; Ezwarsyah, E; Ismail, Baharuddin; Shrestha, Ashish; Astonkar, Dhiraj Vijayrao
Journal of Renewable Energy, Electrical, and Computer Engineering Vol 1, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Institute for Research and Community Service, Universitas Malikussaleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jreece.v1i2.5238

Abstract

Energy loss (losses) is the loss of a certain amount of energy generated when it is distributed to consumers so that it affects the profitability of the company concerned. The size of the losses from an electric power system shows the level of efficiency of the system, the lower the percentage of losses that occur the more efficient the system. Energy losses in the distribution network are generally divided into two, namely technical and non-technical losses. The calculation of technical losses in the 20 KV medium distribution network of PT PLN (Persero) Ulp Matang Glumpang Dua is carried out using the load curve approach method and using the help of the Microsoft Exel program, while the technical losses calculated are technical losses on the Medium Voltage Network and Distribution Transformer. From the results of the analysis of the calculation of technical losses in 2020, the total technical loss value at MG-01 Matang City is in the range of 13.8% to 20.8% which consists of the average technical loss in the Medium Voltage Network feeder of 0.02%. and the loss of Distribution Transformer by 17.6%.
PENENTUAN KAPASITAS KAPASITOR SHUNT DALAM PERBAIKAN COS Φ PADA GEDUNG WORKSHOP TEKNIK MESIN UNIMED DENGAN BEBAN YANG BERVARIASI Arnawan Hasibuan; Ezwarsyah Ezwarsyah; Ilham Kurnia Nasution
JOURNAL OF ELECTRICAL AND SYSTEM CONTROL ENGINEERING Vol 3, No 2 (2020): Journal Of Electrical And System Control Engineering Februari
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jesce.v3i2.3271

Abstract

Kualitas daya dalam sistem tenaga listrik merupakan hal yang penting untuk menjaga stabilitas sistem tenaga listrik pada jaringan. Peningkatan beban yang bersifat induktif dapat mengakibatkan pada penurunan faktor daya, peningkatan rugi-rugi jaringan, biaya yang besar dan lain-lain. Faktor daya yang buruk mengakibatkan konsumsi daya reaktif yang sangat besar. Untuk meningkatkan kualitas daya salah satunya adalah dengan memasang kapasitor shun pada sistem. Penentuan kapasitas kapasitor yang dipasang menggunakan hitung manual. Besar kapasitas kapasitor yang dipasang pada saat phasa R (135,93 μF), S (104,19 μF), dan T (242,19μF). Penambahan kapasitor shunt nilai kualitas daya yang diperbaiki dari rata-rata sebelum daya semu 8,78 kVA dan daya reaktif 9,87 kVAR setelah diperbaiki menjadi daya semu 3,63529 kVA dan daya reaktif 1,72908 kVAR. Kapasitor yang dipasang berjenis polar tipe kapasitor elektrolit dikarenakan memiliki nilai kapasitansi antara 1 uF – 1 F dengan toleransi ± 50% dan tegangan kerja maksimum 400 volt terpolarisasi, memiliki kesetabilan yang cukup.
Pembangkit Listrik Tenaga Bayu sebagai Sumber Alternatif pada Mesjid Tengku Bullah Universitas Malikussaleh Raihan Putri; Arnawan Hasibuan; Ezwarsyah Ezwarsyah; Misbahul Jannah; Robi Kurniawan; Widyana Verawaty Siregar; M Sayuti Sayuti
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.872 KB) | DOI: 10.30596/rele.v5i1.10788

Abstract

Abstrak Salah satu energi terbarukan yang berkembang pesat di dunia saat ini adalah energi angin. Energi angin merupakan energi terbarukan yang sangat fleksibel, ramah lingkungan dan memiliki efisiensi kerja yang baik. Sebagian besar kebutuhan listrik di Aceh masih sangat bergantung pada pasokan listrik (PLN) dari Sumatera Utara. Saat ada gangguan sedikit saja, akan terjadi pemadaman bergilir di beberapa wilayah Aceh. Oleh karenanya penulis akan membahas mengenai Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Angin (Bayu) dan penentuan jenis tipe turbin angin yang sesuai. Lokasi penelitian ini dilakukan pada Mesjid Tengku Bullah, Universitas Malikussaleh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan dan metode eksperimen. Selan itu, software yang digunakan dalam penelitian ini adalah HOMER (Hybrid Optimization of Multiple Energy Resources). Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kecepatan angin yang diperoleh tergolong dalam kriteria jenis kecepatan angin kelas 4. Berdasarkan hasil pada HOMER potensi energi listrik yang dihasilkan oleh Wind Turbine dikawasan Mesjid Teungku Bullah Universitas Malikussaleh dengan memanfaatkan potensi energi angin yang didapat, menghasilkan energi listrik sebesar 45.714,82 KWh per tahunnya. Energi yang dihasilkan oleh Wind Turbine dapat memenuhi konsumsi energi pada Mesjid Teungku Bullah Universitas Malikussaleh melihat konsumsi energi pada Mesjid Teungku Bullah Universitas Malikussaleh hanya sebesar 13.541,30 KWh pertahun.Kata kunci : Energi Terbarukan, Energi Angin, Pembangkit Listrik Tenaga BayuAbstract One of the fastest growing renewable energies in the world today is wind energy. Wind energy is a renewable energy that is very flexible, environmentally friendly and has good work efficiency. Most of the electricity demand in Aceh is still very dependent on the electricity supply (PLN) from North Sumatra. When there is the slightest disturbance, there will be rotating blackouts in several areas of Aceh. Therefore, the author will discuss the Planning of Wind Power Plants (Bayu) and determining the appropriate types of wind turbines. The location of this research is the Tengku Bullah Mosque, Malikussaleh University. The method used in this research is the literature study method and the experimental method. In addition, the software used in this research is HOMER (Hybrid Optimization of Multiple Energy Resources). The results of the research that have been carried out can be concluded that the wind speed obtained belongs to the criteria for the type of wind speed class 4. Based on HOMER, the potential for electrical energy produced by the Wind Turbine in the area of the Teungku Bullah Mosque, Malikussaleh University, by utilizing the potential of wind energy obtained generates 45,714.82 KWh of electrical energy per year while energy consumption is only 13,541.30 KWh per year.Keywords : Renewable Energy, Wind Energy, Wind Power Generation
Analisisa hubung singkat satu FASA ke tanah pada jaringan distribusi 20 kv PT.pln (Persero) Takengon menggunakan software etap 12.6.0 Reza Fahlevi Nasrah; Muhammad Muhammad; Ezwarsyah Ezwarsyah
Jurnal Energi Elektrik Vol 10, No 2 (2021): JEE Edisi Oktober 2021
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v10i2.4930

Abstract

Sistem distribusi tegangan menengah 20 kV merupakan alat tanam bagi konsumen. Namun pada kenyataannya sistem distribusi sering mengalami gangguan antara yang paling umum adalah hubung singkat satu fase ke ground. Oleh karena itu, analisis hubungan arus pendek diperlukan untuk mengetahui pengaturan sistem proteksi yang andal untuk melokalisasi gangguan tersebut. Sistem proteksi peralatan yang digunakan untuk sistem distribusi tenaga medium lebih banyak relay arus dan relay circuit ground, fungsi relay PMT diinstruksikan untuk membuka acara gangguan, sehingga jaringan yang terkena dapat dipisahkan dari jaringan. Pada tugas akhir ini akan dibahas tentang analisis hubung singkat fase tunggal ke ground yang kemudian digunakan untuk penentuan setting proteksi proteksi pada sistem distribusi tenaga sekunder PT.PLN (persero) Rayon Takengon.. Analisis Hubung singkat adalah analisis yang mempelajari kontribusi arus gangguan hubung singkat yang mungkin mengalis pada setiap cabang didalam sistem sewaktu gangguan hubung singkat yang mungkin terjadi di dalam sistem tenaga listrik. Hubung singkat terjadi akibat dari faktor internal dan faktor eksternal. Pada penelitian ini akan dilakukan analisa arus hubung singkat pada sistem Distribusi 20 KV pada PT. PLN (Persero) Rayon Takengon, khususnya pada Koorda Angkup.
SIMULASI DYNAMIC VOLTAGE RESTORER UNTUK KOMPENSASI TEGANGAN DIP PADA DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Ezwar syah; Salahuddin Salahuddin
Jurnal Energi Elektrik Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Energi Elektrik
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v8i1.1303

Abstract

Abstrak --- Pada penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengkompensasi tegangan dip dengan kompensasi seri menggunakan Dynamic Voltage Restorer ( DVR) pada saluran distribusi sistem tenaga listrik untuk mengamankan beban-beban sensitif dari tegangan dip. Metode kendali yang diajukan adalah closed loop control proporsional integral.  Simulasi DVR akan dilakukan pada feeder level tegangan menengah 20 kV untuk beban linier dan nonlinier. Model jaringan distribusi yang digunakan adalah penyulang LG 10 Lhoseumawe.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dynamic Voltage Restorer mampu mengkompensasi gangguan tegangan dip  50%  dan 70%  untuk melindungi beban sensitif di sisi konsumen. DVR dengan menggunakan kendali PI kontroller dan P+resonant kontroller mampu menghasilkan tegangan output yang sesuai mengkompensasi gangguan tegangan dip  pada beban linier maupun pada beban non linier.  Pada kondisi tegangan dip 50%, Total Harmonics Distortion (THD) tegangan DVR menjadi naik dari 12,  %   pada beban linier  menjadi 25,  % pada kondisi beban non-linier.  Selanjutnya pada kondisi tegangan dip 70%, Total Harmonics Distortion (THD) tegangan DVR menjadi naik dari 12,  %   pada beban linier  menjadi 25,  % untuk beban non-linier.
PENGGUNAAN RELE DIFERENSIAL SEBAGAI PROTEKSI GANGGUAN TRANSFORMATOR DAYA 60 MVA DI GARDU INDUK LANGSA Ilma, Miftahul; syah, Ezwar; Salahuddin, Salahuddin; Bintoro, Andik; Asri, Asri
Jurnal Energi Elektrik Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Energi Elektrik 2024
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v13i1.18042

Abstract

Salah satu perangkat proteksi yang dipasang pada transformator daya adalah rele diferensial. Rele diferensial berfungsi sebagai pengaman pada transformator yang bertujuan untuk mencegah kegagalan proteksi dan meningkatkan kualitas operasional dari sistem transmisi. Pada penelitian ini menggunakan data di Gardu Induk Langsa, data tersebut dihitung secara matematis untuk menetukan rasio current transformer, error mismatch, dan parameter-parameter rele diferensial saat kondisi normal dan saat kondisi gangguan. Rasio CT yang terpasang pada trafo di sisi tegangan primer 150 kV adalah 300:1 A, sementara pada sisi tegangan sekunder 20 kV adalah 2000:1 A. Pemilihan rasio tersebut didasarkan pada perhitungan arus rating, yaitu 254,034 A untuk sisi tegangan primer 150 kV dan 1905,256 A untuk sisi tegangan sekunder 20 kV. Hasil dari simulasi rele diferensial yaitu rele diferensial dapat bekerja apabila arus diferensial lebih besar dari arus setting maka rele diferensial akan bekerja secara optimal dengan memerintahkan Circuit Breaker (CB) untuk trip. Arus setting yang didapat dari hasil perhitungan yaitu 0,1159 A dari 0,3 A yang diset pada rele dan  diharapkan dengan setting tersebut sistem proteksi transformator dapat bekerja dengan optimal.
PERANCANGAN SISTEM KENDALI PENGADUKAN DENGAN PEMANTAUAN SUHU DAN KELEMBAPAN PADA PROSES DEKOMPOSISI PUPUK BERBASIS Internet of Things (IoT) Daulay, Muhammad Arif Savinsada; Asri, Asri; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Putri, Raihan
Jurnal Energi Elektrik Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Energi Elektrik 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v1i1.12143

Abstract

Penggunaan pupuk ataupun bahan lain yang sifatnya organik dianjurkan untuk mengurangi masalah yang sekarang timbul akibat dipakainya bahan-bahan kimia yang telah terbukti merusak tanah dan lingkungan. Salah satu jenis pupuk organik adalah pupuk kompos. Metode Berkeley merupakan teknik pembuatan pupuk kompos dimana petani akan membalik material pupuk saat proses pembuatan pupuk secara manual dengan menggunakan sekop yang tujuannya untuk menstabilkan suhu dan kelembapan. Namun prosesnya memakai waktu lebih lama karena petani harus kembali ke tempat pembuatan pupuk. Penelitian ini ingin membantu proses pembalikan material agar dapat dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkanmotor servo untuk membalikkan bahan material pupuk serta pemantauan suhu dan kelembapan dengan sensor DHT22 sehingga proses pembalikan pupuk dapat dilakukan secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motor servo telah beroperasi secara otomatis pada jam 6 pagi, 12 siang dan 6 sore dengan pemantauan suhu dan kelembapan menggunakan DHT22 yang bekerja secara IoT didapatkan hasil pengukuran suhu tertinggi dicapai pada tanggal 17/02/2023 dengan tingkat suhu 44⁰C pada jam 12 siang. Tingkat suhu terendah yaitu pada tanggal 14/02/2023 dengan tingkat suhu 26⁰C pada jam 6 pagi dan kelembapan tertinggi berada pada tanggal 14/02/2023 yaitu 89% pada jam 6 pagi. Tingkat kelembapan terendah pada tanggal 15/02/2023 yaitu 58% pada jam 12 siang. Maka dapat disimpulkan dalam penelitian ini bahwa alat telah berhasil mengaduk material pupuk secara otomatis serta mengukur suhu dan kelembapan secara IoT (Internet of Things).
RANCANG BANGUN SISTEM PERINGATAN GEMPA MENGGUNAKAN SENSOR ADXL 345 BERBASIS LORA DENGAN ESP 32 Siregar, Alwy Basyrah; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Yusdartono, Habib Muharry; Nasution, Fakhruddin Ahmad
Jurnal Energi Elektrik Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Energi Elektrik 2022
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v11i2.10066

Abstract

Wilayah Indonesia merupakan daerah rawan gempa dengan macam-macam gempa seperti gempa tektonik maupun gempa vulkanik. Indonesia merupakan daerah pertemuan antara 3 lempeng yaitu Eurasia, Hindia-Australia, dan pasifik. Pertemuan tiga lempeng ini dikenal dengan subduksi, dimana proses pergerakan dan tumbukan dari tiga lempeng ini menyebabkan terbentuknya palung dan merupakan distribusi paling besar dari adanya gempa bumi. Indonesia termasuk dalam lingkungan cincin api (ring of fire) yang memiliki potensi bencana alam cukup tinggi karena berada diantara wilayah lintasan dua jalur pegunungan, yaitu pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Hal tersebut menyebabkan gempa dapat terjadi secara tiba-tiba pada daerah yang terkena dari dampak getaran gempa yang dirasakan. Banyak korban jiwa yang tidak dapat menyelamatkan diri karena terjebak disuatu tempat atau minimnya pemberitahuan akan informasi gempa yang terjadi pada lokasi tersebut. Dengan kondisi ini penulis tertarik untuk membuat sebuah prototype untuk menanggulangi masalah tersebut, dengan cara membuat sistem peringatan gempa menggunakan sensor accelerometer ADXL 345. Parameter pengujian alat ini berupa ketukan dalam jarak yang sama tetapi menggunakan beban yang berbeda-beda untuk rekayasa gempa. Secara garis besar alat ini bekerja mulai dari sensor accelerometer ADXL 345 yang mendeteksi adanya getaran kemudian di olah ke dalam besaran Skala Richter oleh ESP 32. Selanjutnya digunakan LoRa sx1278 sebagai media komunikasi lalu ditampilkan dalam bentuk grafik menggunakan Ubidots untuk monitoring. Berdasarkan hasil analisa dan pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini, dapat diketahui bahwa sistem pendeteksi gempa bumi dan peringatangempa bumi berjalan sesuai dengan perancangan sistem dan dapat memberikan peringatan ketika terjadi gempa bumi. Hasil pembacaan sistem tersebut dapat mendeteksi sebuah getaran, semakin jauh letak tumbukan maka akan mempengaruhi grafik besaran dari kekuatan getaran tersebut.
STUDI KONDISI MINYAK TRANSFORMATOR DAYA BERDASARKAN HASIL UJI DISSOLVED GAS ANALYSIS (DGA) DENGAN METODE TOTAL DISSOLVED COMBUSTIBLE GAS (TDCG) DAN METODE KEY GAS DI PT.INDONESIA POWER PLTU PANGKALAN SUSU Pardede, Rahmad Tarmizi; Ezwarsyah, Ezwarsyah; Kartika, Kartika; Asran, Asran
Jurnal Energi Elektrik Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Energi Elektrik 2023
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jee.v12i2.13519

Abstract

Transformator adalah salah satu komponen  tenaga listrik yang sangat vital dalam penyaluran energi listrik, untuk itu keandalan dan pengoperasiannya harus tetap dijaga agar proses penyaluran energi listrik berjalan dengan baik. Salah satu bagian paling kritis pada trasformator adalah isolasi transformator tersebut dan salah satu isolasi tersebut adalah minyak trasformator. Diperlukan pengujian minyak isolasi dengan mengukur parameter gas terlarut untuk mengetahui gangguan yang terjadi pada minyak transformator. Pengujian ini dikenal dengan nama DGA (Dissolved Gas Analysis) untuk mengtahui indikasi gangguan dapat dilakukan dengan menggunakan metode interprasi TDCG (Total Dissolved Combustible Gas) dan metode Key Gas. Hasil analisa menggunakan dua metode ini untuk menentukan tindakan perbaikan sesuai dengan kondisi minyak transformator. Pada tanggal 31Agustus 2023 dilakukan pengujian DGA (Dissolved Gas Analysis) pada transformator unit 2 dan unit 3. Hasil TDCG (Total Dissolved Combustible Gas) unit 2 562 ppm dan dalam kondisi 1 dengan intepretasi bahwa transformator dapat beroperasi dengan normal, tapi harus waspada kenaikan suhu minyak transformator. Hasil TDCG (Total Dissolved Combustible Gas) unit 3 122 ppm dalam kondisi 1 dengan intepretasi bahwa transformator dapat beroperasi dengan normal tapi harus waspada kenaikan susu minyak transformator. Metode TDCG (Total Dissolved Combustible Gas) adalah penjumlahan gas terlarut atau fault gas. Metode key gas adalah mendeteksi kegagalan pada minyak transformator. Untuk menjaga kualitas minyak transformator di PT. Indonesia Power PLTU Pangkalan Susu dilakukan pengujian rutin  3 bulan sekali.