Artikel ini mengkaji integrasi teknologi digital dalam pendidikan seni dengan fokus pada praktik pembelajaran musik angklung sebagai strategi pelestarian dan transformasi seni tradisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif reflektif untuk menganalisis pemanfaatan teknologi digital oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam proses pembelajaran seni musik. Data dikaji melalui refleksi pembelajaran, dokumentasi aktivitas, serta analisis penggunaan media digital seperti video pembelajaran, aplikasi komposisi musik, dan platform kolaboratif daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital mampu meningkatkan kreativitas mahasiswa, memperdalam pemahaman estetik, serta menguatkan kompetensi pedagogis dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran musik angklung. Selain memperluas akses dan fleksibilitas pembelajaran, teknologi digital juga berperan sebagai sarana adaptif dalam merevitalisasi nilai-nilai budaya lokal agar tetap relevan dengan konteks era digital. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara seni tradisi dan teknologi digital membuka ruang inovatif bagi keberlanjutan pembelajaran seni berbasis budaya.
Copyrights © 2025