Abstrak: komunikasi, baik secara verbal maupun tertulis, terlebih dalam ranah komunikasi digital yang semakin meluas penggunaannya di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis bentuk-bentuk kesalahan berbahasa dari sudut pandang sintaksis dan pragmatik dalam interaksi digital melalui pesan WhatsApp antara guru dan murid di SMA Budi Bakti 1 Naringgul. Dengan menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui teknik dokumentasi dan observasi tidak langsung terhadap percakapan digital yang menunjukkan gejala penyimpangan kebahasaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kesalahan pada aspek sintaksis meliputi ketidaktepatan dalam struktur kalimat, seperti hilangnya unsur subjek atau predikat, penggunaan diksi yang tidak sesuai dengan kaidah baku, serta kekeliruan dalam penggunaan ejaan dan tanda baca. Sementara itu, kesalahan pada aspek pragmatik tampak dalam bentuk pelanggaran terhadap prinsip kesantunan dan kerja sama, yang tercermin melalui tidak adanya salam pembuka, sapaan, serta penyampaian maksud yang kurang sopan dalam relasi komunikasi vertikal. Temuan ini menegaskan urgensi penguatan literasi linguistik digital, khususnya dalam meningkatkan kesadaran terhadap norma sintaktis dan pragmatis dalam komunikasi daring di lingkungan pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pedagogi pembelajaran bahasa Indonesia yang adaptif terhadap dinamika komunikasi digital di era kontemporer. Kata kunci: kesalahan berbahasa, sintaksis, pragmatik, komunikasi digital, WhatsApp
Copyrights © 2025