Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Efektifitas Penggunaan Aromaterapi Lavender Terhadap Nyeri Persalinan Pada Ibu Hamil Kala 1 Fase Aktif Musmundiroh, Musmundiroh; Ulfah, Fatimah; Suminar, Ratna; Rohmah, Hajar NF
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JKA.596

Abstract

Nyeri yang dirasakan selama fase aktif kala I persalinan sering kali memicu kecemasanakibat ketidakmampuan ibu dalam mengelola rasa sakit tersebut. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri adalah aromaterapilavender. Aromaterapi ini dipercaya mampu meredakan ketegangan dan meningkatkanrelaksasi selama kontraksi. Kombinasi teknik pijat punggung dengan penggunaanaromaterapi lavender dapat merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon alami tubuhyang berperan dalam mengurangi nyeri dan meningkatkan rasa nyaman. Penelitian inibertujuan untuk mengevaluasi efektivitas aromaterapi lavender dalam menurunkanintensitas nyeri persalinan pada ibu hamil selama fase aktif kala I. Desain penelitian yangdigunakan adalah pra-eksperimen dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design.Sebanyak 30 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkankriteria inklusi yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan uji Paired T-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu mengalami penurunan tingkatnyeri setelah diberikan aromaterapi lavender, dari 88,6% yang sebelumnya mengalaminyeri sedang atau berat menjadi hanya 11,4% yang masih merasakan nyeri tersebutsetelah intervensi. Nilai signifikansi yang diperoleh adalah p = 0,001 (p < 0,05), yangmengindikasikan adanya pengaruh yang bermakna antara pemberian aromaterapi lavenderdan penurunan nyeri persalinan kala I fase aktif. Berdasarkan temuan ini, aromaterapilavender direkomendasikan sebagai salah satu metode non-farmakologis yang efektifdalam manajemen nyeri persalinan. Diharapkan ibu bersalin dapat memanfaatkan teknikendorphin massage yang dipadukan dengan aromaterapi sebagai upaya untuk mengurangiketidaknyamanan selama proses persalinan, serta dapat diterapkan dalam persalinanberikutnya
Pelatihan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Untuk Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Wus di TPMB Tri Handayani Tahun 2025 Karsidah, Karsidah; Widaningsih, Ida; Veronica, Ela; Sintia, Lisna; Hayati, Nanur; Suminar, Ratna
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6498

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit dimana sel-sel payudara abnormal tumbuh diluar kendali dan membentuk tumor. Jika dibiarkan, tumor dapat menyebar ke seluruh tubuh dan berakibat fatal. Kanker payudara menempati urutan pertama terkait jumlah kanker terbanyak di Indonesia, serta menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker. Tujuan penyuluhan ini adalah Mengidentifikasi pengetahuan WUS mengenai kanker payudara dan SADARI. Melakukan pemberdayaan perempuan melalui kegiatan penyuluhan dan pendidikan kesehatan sebagai upaya pencegahan dini kanker payudara dengan SADARI dan menganalisis keberhasilan program melalui keikutsertaan dan peningkatan pengetahuan WUS. Penyuluhan dilakukan menggunakan media proyektor, selanjutnya dilakukan demonstrasi praktik sadari. Terakhir dilakukan postest untuk melihat peningkatan pengetahuan dan perilaku terhadap materi yang telah diberikan. Nilai rata-rata pre test sebesar 40,67%. Setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi, kemudian dilakukan post test dengan nilai rata-rata 83,67%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan WUS tentang kanker payudara dan SADARI sebesar 43%.
Effectiveness of the Kalkulating Platform (Stunting Detection Calculator) for Increasing Hemoglobin Levels in Adolescents Suminar, Ratna; Perdana, Isma Madya; Mulayana, Ridwan; Heriyanti, Silvia Widyani; Hindiarti, Yudita Ingga
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 11 No. 3 (2025): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v11i3.899

Abstract

Background: Anemia in adolescents is one of the contributing risk factors to stunting in early adulthood. Early detection and community-based interventions are essential for promotive and preventive efforts, particularly within school settings. One strategy implemented is the use of the adolescent stunting risk detection feature in the Kalkulating platform, applied by the Youth Information and Counseling Center (PIK R) at SMAN 1 Baregbeg. Objective: This study aimed to determine the effectiveness of the adolescent stunting risk detection feature in reducing anemia cases among adolescents. Methods: This study employed a quantitative descriptive design with a pre-post intervention approach. The subjects were students from SMAN 1 Baregbeg actively engaged in PIK R activities. Hemoglobin (Hb) levels were measured twice by the Baregbeg Public Health Center (Puskesmas Baregbeg), in October 2024 and May 2025. Initially, 44 adolescents were identified with anemia. After interventions including education and routine monitoring using the Kalkulating feature, a follow-up test showed only 10 cases of anemia. Results: There was a reduction of 34 anemia cases from a total of 44, indicating an effectiveness rate of 77.27% and Cohen’s 3,34. According to the effectiveness classification based on percentage change, this intervention falls under the effective category. Conclusion: The implementation of the adolescent stunting risk detection feature in the Kalkulating platform was effective in reducing anemia rates among adolescents. This model can be replicated in school-based health programs with multisectoral support, including primary healthcare providers such as community health centers.
Peningkatan Kesadaran Remaja tentang Anemia sebagai Upaya Pencegahan Stunting melalui Edukasi di SMAN 1 Baregbeg Suminar, Ratna; Hindiarti, Yudita Inga; Perdana, Isma Madya
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 6 No 2 (2025): Edisi Agustus 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v6i1.2531

Abstract

Anemia in adolescents, especially girls, is a health problem that has long-term impacts and contributes to the risk of stunting. Lack of knowledge is a major obstacle in preventing it. This community service aims to increase student awareness of anemia through health education. The activity was carried out at SMAN 1 Baregbeg and was attended by 300 students. The method used was interactive counseling with the help of the digital platform Kalkulating (Stunting Detection Calculator) and group discussions. Evaluation was carried out using pretests and posttests. Evaluation was carried out through questionnaire-based pretests and posttests to measure the level of knowledge before and after the intervention. The pretest results showed that 10% of students had good knowledge, 39% sufficient, and 51% lacking. After the counseling, there was a significant increase in student knowledge to 87% good. This activity shows that a digital educational approach can improve adolescents' understanding of the impact of anemia.
Pemberdayaan Ibu Postpartum dalam Pemberian ASI Eksklusif melalui Program Edukasi dan Konseling Laktasi Purnamasari, Kurniati Devi; Suminar, Ratna; Laksmidara, Adinda; Maharanie, Stephanie Putri
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.19265

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi merupakan salah satu intervensi paling efektif untuk menurunkan angka kematian dan meningkatkan status gizi anak. Namun, masih banyak ibu postpartum yang belum memiliki pemahaman yang cukup tentang pentingnya ASI eksklusif, sehingga pelaksanaannya belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu postpartum dalam pemberian ASI eksklusif melalui program edukasi dan konseling laktasi. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Baregbeg dengan melibatkan 30 ibu postpartum. Metode pelaksanaan terdiri atas dua pertemuan edukatif yang membahas materi tentang manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta tantangan dan solusi dalam menyusui. Selain itu, dilakukan konseling laktasi untuk memberikan dukungan personal sesuai kebutuhan masing-masing ibu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu postpartum terhadap ASI eksklusif yang ditunjukkan melalui peningkatan skor pretest dan posttest Ibu postpartum. Peserta juga menyatakan merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif setelah mendapatkan informasi dan dukungan melalui konseling. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dan melibatkan tenaga kesehatan di Puskesmas serta keluarga sebagai pendukung utama agar cakupan ASI eksklusif dapat meningkat secara signifikan di wilayah kerja Puskesmas Baregbeg.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya HIV/AIDS di SMK Pasundan Kawali Suminar, Ratna; Rohita, Tita; Rohman, Asri Aprilia; Heriyanti, Silvia Widyani; Aziz, Ade; Ropikoh, Syipa Nur; Agustina, Amanda; Supriady, Muhammad Rofiyudhin; Salsabila, Syifa; Rofi’ah, Rofi
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.18762

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), yaitu tahap akhir infeksi HIV yang ditandai dengan menurunnya kemampuan tubuh melawan infeksi. Berdasarkan laporan UNAIDS (2023), sebanyak sekitar 39,9 juta orang di dunia hidup dengan HIV, terjadi penambahan sekitar 1,3 juta kasus baru setiap tahunnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari Kemenkes RI pada tahun 2024 tercatat 503.261 kasus HIV, dan sebanyak 47.687 kasus merupakan remaja usia 15–24 tahun. Di Jawa Barat, kasus HIV mencapai 62.298. Terdapat 141 kasus HIV/AIDS di Ciamis pada tahun 2024, jumlah ini mengalami peningkatan sebanyak 45 kasus dari tahun 2023. Angka ini menunjukkan bahwa remaja menjadi kelompok yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap bahaya HIV/AIDS melalui edukasi yang informatif dan interaktif. Kegiatan dilaksanakan di SMK Pasundan Kawali, Kabupaten Ciamis. Metode penyuluhan dilakukan secara ceramah menggunakan media audiovisual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan secara signifikan, sebelum penyuluhan terdapat 66% siswa berpengetahuan kurang dan 34% siswa berpengetahuan cukup, setelah penyuluhan terjadi peningkatan 89% pengetahuan siswa baik dan 11% berpengetahuan cukup. Peserta menunjukkan minat tinggi dalam diskusi dan tanya jawab. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan interaktif dan media yang menarik efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai bahaya HIV/AIDS. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran dan perilaku sehat sejak remaja, dan dilakukan secara berkala sebagai upaya promotif dan preventif terhadap penularan HIV/AIDS. 
Self-Presenting, Performance, And The Appearance Of Sales Promotion Girls (SPG) In The Car Dealer PT. Toyota Merdeka Motor (TOYOTA) Soreang Bandung District Suminar, Ratna; Devi Sakuntalawati, Ratna; Haryono, Bagus
International Journal of Educational Research & Social Sciences Vol. 4 No. 5 (2023): October 2023 ( Indonesia - Nigeria )
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijersc.v4i5.707

Abstract

Analysis Study on Self-Presenting, Performance, and Appearance of Sales Promotion Girls (SPG) at Toyota Car Dealer Soreang, Bandung Regency. The objectives of this study are (1) To find out the selfpresenting (stage setting) of Sales Promotion Girls (SPG) at PT Toyota Merdeka Motor Soreang BandungRegency, (2) To find out the performance of Sales Promotion Girls (SPG) at PT Toyota Merdeka MotorSoreang Bandung Regency, (3) To find out the appearance of Sales Promotion Girls (SPG) at PT Toyota Merdeka Motor Soreang Bandung Regency. This research uses a descriptive qualitative method with a purposive sampling technique. The data is collected by conducting observation and document research techniques. The informants used in this study as the main sources are sales promotion girls and as keyinformation namely, the Women Dealer Supervisor of PT Toyota. Data analysis techniques used are Milles and Huberman's interactive model with data collection, data reduction, data presentation, and conclusiondrawing. The research analysis technique uses data triangulation. The results showed that the selfpresenting, performance, and appearance of sales promotion girls as follows (1) Self-presenting / selfpresentation of an SPG namely physical and mental appearance, polite and friendly behavior, goodcommunication skills, physical and mental endurance, professional, creative, understanding everything about the products. (2) Performance of an SPG, namely how to make the consumers sympathize, findcommon interests and hobbies, become a helping angel and a good listener in order to find a solution for consumers, and customer service for a positive impression on consumers. (3) Neat appearance, thick makeup, tight clothes, different perfumes every day, other supports are iPhone mobile phones, alexandercristie watches, Rolex, 4-wheeled vehicles as appearance support, (4) backstage spg, rarely socialize withthe community, introvert, prefers to be lazy, dressing as is, when at home wearing a negligee and no makeup. It can be seen that the self-presenting done by PT Toyota's car sales promotion girls shows a difference when in front of the stage and backstage. When in front of the stage, the SPGs are very concerned about their performance and appearance as a form of the self-image of an SPG who is friendly, warm, and beautiful. Whereas it is very different when they are backstage when they are not working, the SPGs are more closed so that they rarely socialize with the community, are lazy to do activitiesoutside/inside the house, do not pay attention to their appearance, and do not wear makeup.
MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING EKONOMI KREATIF DI KELURAHAN PULAU PANGGANG, KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA Dewi, Desilia Purnama; Zubaidah, Siti; Sugiyarto, Sugiyarto; Suminar, Ratna; Sarah, Nani Nuraeni
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2020): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i3.6867

Abstract

The village of Pulau Panggang is one of the cities of the North Thousand Islands, Keep Kepulauan Seribu Regency, Jakarta, Indonesia. This island has only hiking trails and has not made much development clearly visible.The island has a population of 6,319 inhabitants (2018 census), the majority of people with low to medium incomes based on tourism considerations. The local population cannot thrive on the existence of hotels on this island. Pulai's economic wheels spin after the arrival of foreign tourists and locals / residents of Jakarta on vacation at the weekend.In addition, his second income is trade, bringing food / clothing from Jakarta and selling it on Panggang Island and the next largest island, Pramuka Island.Seeing the ups and downs of their economy, teachers in the D-III Study Program at the Pamulang University Secretariat felt compelled to help residents of Panggang Island solve their problems. We will combine traditional ways of doing business in the communications sciences business, which refer to excellent services, so that they can change their paradigms about the concept of trade, in order to increase the competitiveness of the creative economy, which in turn will increase. your income.
The use of curesive audiovisual media as the right complementary feeding counseling media Suminar, Ratna; Karim, Fatmawati; Purnamasari, Kurniati Devi; Hindiarti, Yudita Ingga; Ningrum, Widya Maya
Galuh International Journal of Community Service and Development Vol 2 No 1 (2024): September 2024
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/gijcsd.v2i1.4169

Abstract

Nutritional problems having a serious impact on the quality of human resource is still faced by Indonesian people. Malnutrition is caused by various factors both inside and outside of health problems. According to the World Health Organization (WHO), malnutrition has a role of 54% in infant and toddler mortality. Lack of nutritional intake during growth has consequences ranging from stunted growth, and impaired brain growth, to death. Nutrition has a big role in reducing the rate of illness and death, especially in infants and toddlers. Improper nutritional intake is still the cause of the high malnutrition and malnutrition in Ciamis Regency. Improper complementary feeding is the main cause of early malnutrition in infants under two years old. Lack of nutrient intake is greatly influenced by knowledge and behavior on the type of complementary feeding given. Curesive Audiovisual Media is an audiovisual health counseling media in the form of motion audiovisual with MP4 format inserted into a flash drive and an authentic cover named containing health messages regarding infant nutrition 0−24 months during the MP-ASI phase starting from the basic rules of feeding children, the requirements for MP-ASI according to WHO, and modification of complementary feeding formula for infants aged 6−24 months according to the age of the child.
Melawan Kekerasan Seksual dengan Edukasi Remaja Perempuan di Desa Bantarjaya Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi Larasati, Lytha; Simanjuntak, Herlina; Amani Sharah, Winna Walidah; Halimah , Siti; Nuryati, Nuryati; Rachmalia, Niesha; Suminar, Ratna; Handayani , Tri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3129

Abstract

Kekerasan seksual terhadap remaja perempuan di Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, adalah masalah serius yang berdampak pada trauma psikologis dan pelanggaran hak asasi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas program edukasi dalam penyuluhan yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja perempuan mengenai hak-hak pribadi dan tanda-tanda kekerasan seksual. Metode yang digunakan meliputi sesi penyuluhan dan pelatihan yang intensif, diikuti dengan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan dari nilai rata-rata 3,93 pada pre-test menjadi 9,3 pada post-test. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan seksual yang efektif dan partisipasi komunitas lokal merupakan kunci dalam membangun lingkungan yang mendukung dan aman untuk remaja perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluhan yang terstruktur dengan baik dapat meningkatkan kesadaran dan melindungi remaja perempuan dari kekerasan seksual, dengan masyarakat lokal berperan penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut. Penelitian mendatang dapat mengeksplorasi efektivitas program penyuluhan serupa dalam skala yang lebih luas dan durasi yang lebih panjang untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang terhadap perilaku dan keamanan sosial remaja perempuan.