Seksualitas sering dipandang sebagai tema sensitif dalam masyarakat Muslim, sehingga pembahasannya kerap dibatasi atau dihindari. Padahal, Al-Qur’an sebagai sumber ajaran Islam memberikan perhatian yang jelas, bermartabat, dan komprehensif terhadap seksualitas manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep seksualitas dalam perspektif Al-Qur’an serta membandingkannya dengan pandangan sains modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik (maudhu‘i), melalui analisis ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah di bidang biologi, psikologi, kesehatan publik, dan neurosains. Hasil kajian menunjukkan bahwa seksualitas dalam Al-Qur’an dipahami sebagai fitrah ilahiah yang memiliki fungsi spiritual, psikologis, dan biologis, serta harus dikelola dalam bingkai etika dan tanggung jawab. Temuan sains modern justru menguatkan prinsip-prinsip tersebut dengan membuktikan bahwa seksualitas berkontribusi terhadap kesehatan fisik, mental, dan stabilitas relasi. Dengan demikian, terdapat titik temu yang harmonis antara wahyu dan sains dalam memandang seksualitas manusia.
Copyrights © 2025