Abstrak, Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 4,388 + 0,695 X1 + 0,228 X2 + e. Secara parsial, variabel pelatihan (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (6,646 > 2,001). Variabel penempatan kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (3,114 > 2,001). Secara simultan, variabel pelatihan (X1) dan penempatan kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (30,303 > 3,15). Variabel pelatihan (X1) dan penempatan kerja (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 50,7% sedangkan sisanya sebesar 49,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Abstrak, Berdasarkan hasil regresi data primer yang diolah dengan menggunakan SPSS 20, diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut: Y = 4,388 + 0,695 X1 + 0,228 X2 + e. Secara parsial, variabel pelatihan (X1) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (6,646 > 2,001). Variabel penempatan kerja (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, terbukti dari nilai t hitung > t tabel (3,114 > 2,001). Secara simultan, variabel pelatihan (X1) dan penempatan kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Artinya hipotesis pada penelitian ini diterima, terbukti dari nilai F hitung > F tabel (30,303 > 3,15). Variabel pelatihan (X1) dan penempatan kerja (X2) mampu memberikan kontribusi pengaruh terhadap variabel kinerja karyawan sebesar 50,7% sedangkan sisanya sebesar 49,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Copyrights © 2025