Kesehatan mental pada anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kemampuan regulasi emosi yang efektif, namun media pembelajaran inovatif untuk membantu anak mengenali emosi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan gim edukasi berjudul "Petualangan Emosi" dengan menggunakan pendekatan MDA Framework (Mechanics, Dynamics, and Aesthetics) serta teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu anak usia 5 hingga 9 tahun mengenali emosi dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode iterative yang terdiri dari tiga siklus pengujian guna melakukan penyempurnaan produk secara berkelanjutan. Produk yang dihasilkan merupakan media hibrida yang menggabungkan interaksi fisik papan permainan (board game) dengan pengalaman digital interaktif berbasis WebAR yang dikembangkan menggunakan Unity Engine dan Vuforia SDK7. Pengujian dilakukan terhadap 12 partisipan anak dengan pengambilan data melalui wawancara menggunakan pendekatan smileyometer. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa seluruh data berdistribusi tidak normal (p < 0,05), sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan metode statistik non-parametrik. Hasil uji beda antara iterasi pertama dan ketiga menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pengenalan emosi anak dengan nilai p-value sebesar 0,02874 (p < 0,05). Integrasi teknologi AR efektif dalam mentransformasi konsep emosi yang abstrak menjadi pengalaman belajar yang konkret bagi anak usia dini.
Copyrights © 2025