Wireless Sensor Network (WSN) merupakan jaringan yang terdiri dari node sensor dengan keterbatasan energi, kapasitas komputasi, dan memori, sehingga pemilihan protokol routing menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan komunikasi data. Salah satu permasalahan utama pada WSN adalah node failure yang dapat memutus jalur komunikasi dan menurunkan kinerja jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak node failure terhadap kinerja protokol Dynamic Source Routing (DSR) dan Ad- Hoc On-Demand Distance Vector (AODV). Simulasi dilakukan menggunakan Network Simulator 2 (NS2) pada topologi grid 4×4, 7×7, dan 10×10 dengan tingkat node failure 0%, 10%, 30%, dan 50%, pada kondisi tersedia dan tidak tersedia rute alternatif. Parameter kinerja yang dianalisis meliputi Packet Delivery Ratio (PDR), throughput, end-to-end delay, dan konsumsi energi. Trace file hasil simulasi diproses menggunakan script AWK dan dianalisis dengan uji paired t-test pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi jaringan dengan rute alternatif, kinerja DSR dan AODV tidak berbeda signifikan secara statistik (p-value ≥ 0,05). Namun, pada kondisi tanpa rute alternatif, terutama pada jaringan berskala sedang hingga besar dengan node failure tinggi, perbedaan kinerja menjadi signifikan (p-value < 0,05). AODV lebih andal dalam mempertahankan pengiriman paket, sedangkan DSR lebih hemat energi namun lebih rentan terhadap node failure.
Copyrights © 2026