Adopsi Flutter sebagai framework aplikasi mobile terus meningkat, didukung oleh berbagai state management library seperti GetX dan MobX yang menerapkan konsep reaktif. Namun, meskipun pendekatan keduanya sama, terdapat perbedaan mekanisme dan implementasi sehingga mampu memengaruhi responsivitas dan efisensi aplikasi. Pemilihan state management berpotensi memengaruhi performa aplikasi dan pengalaman pengguna, sejalan dengan aspek performance efficiency pada standar ISO/IEC 25010. Penelitian ini membandingkan performa GetX dan MobX berdasarkan lima indikator, yaitu penggunaan CPU, konsumsi memori, waktu eksekusi, frame rate, dan konsumsi daya. Pengujian dilakukan secara eksperimen menggunakan prototipe aplikasi berita melalui tiga skenario penggunaan yang masing-masing dijalankan sebanyak 30 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan performa bervariasi pada seluruh indikator. GetX lebih efisien pada penggunaan CPU pada fitur Melihat Daftar Berita, sedangkan MobX lebih efisien pada konsumsi memori pada fitur Mencari Berita. Tidak ditemukan perbedaan signifikan pada waktu eksekusi. Pada frame rate, MobX unggul pada fitur Melihat Detail Berita. Selain itu, MobX menunjukkan konsumsi daya lebih rendah pada Melihat Daftar Berita dan Mencari Berita, sementara skenario terakhir menunjukkan performa yang setara.
Copyrights © 2026