Beton merupakan material struktural yang paling umum digunakan dalam dunia konstruksi karena kemampuannya menahan beban tekan tinggi, kemudahan dalam pencetakan, serta fleksibilitas dalam pengaturan komposisi campuran. Salah satu pendekatan penting dalam meningkatkan kinerja beton adalah dengan merancang campuran secara optimal berdasarkan sumber daya lokal dan bahan tambahan yang tersedia secara komersial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa kuat tekan dari beton dengan empat rancangan campuran yang dikembangkan untuk mencapai target kekuatan tekan sebesar 65 MPa, 70 MPa, 75 MPa, dan 80 MPa. Setiap campuran menggunakan fly ash sebesar 13,6% dari berat semen, superplasticizer tipe Sikament dengan variasi 1% hingga 2%, serta silica fume sebesar 6%, 7%, 8%, dan 9% berturut-turut sesuai peningkatan target kuat tekan. Seluruh campuran dirancang dengan target slump 100 mm untuk memastikan kemudahan pengerjaan. Agregat kasar dan halus yang digunakan berasal dari Lumajang, Jawa Timur, sementara fly ash diperoleh dari PLTU Paiton, serta bahan tambahan lainnya menggunakan produk yang tersedia secara lokal. Hasil pengujian kuat tekan pada umur 28 hari menunjukkan peningkatan kekuatan yang signifikan sesuai target, dengan nilai aktual masing-masing 76 MPa, 80 MPa, 82 MPa, dan 84 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan penggunaan bahan lokal dan pengaturan komposisi campuran yang tepat, beton dengan performa tinggi dapat dicapai secara efisien dan berkelanjutan tanpa perlu mengandalkan material impor. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan teknologi beton berbasis sumber daya lokal di Indonesia.
Copyrights © 2025