Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun melalui metode bercerita di TK Visi Insan Cendekia, Serang–Banten. Latar belakang penelitian ini berasal dari rendahnya kemampuan anak dalam menyampaikan ide, menjawab pertanyaan yang kompleks, serta menceritakan kembali kisah yang telah mereka dengar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 anak dari kelompok B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode bercerita yang menggunakan media buku bergambar pada siklus pertama dan media audio visual pada siklus kedua, terdapat peningkatan yang signifikan dalam kemampuan bahasa ekspresif anak. Hal ini terlihat dari peningkatan skor rata-rata dan persentase pencapaian indikator perkembangan anak dari kategori mulai berkembang dengan skor 64,0% menjadi berkembang sesuai harapan‖ serta berkembang sangat baik dengan skor 80,7%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bercerita adalah strategi yang efektif untuk merangsang kemampuan bahasa ekspresif anak pada usia dini.
Copyrights © 2025