cover
Contact Name
Reni Amiliya
Contact Email
reni@diniyah.ac.id
Phone
+6282285166505
Journal Mail Official
reni@diniyah.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jl. Kuau No.001/ Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Abyadh
ISSN : 26207265     EISSN : 27757080     DOI : https://doi.org/10.46781/al abyadh
Al Abyadh adalah jurnal pendidikan islam anak usia dini yang terbit 2 kali dalam setahun. Jurnal ini merupakan sarana publikasi artikel berupa hasil penelitian, pengabdian dan literature review dalam bidang anak usia dini baik mengenai perkembangan anak, kurikulum, manajemen, media, pengelolaan kelas, pembelajaran, parenting, psikologi AUD, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini. Jurnal ini terbuka untuk para akademisi maupun praktisi dari berbagai pihak yang mempunyai pemikiran maupun penelitian tentang anak.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 79 Documents
PERMAINAN ULAR TANGGA BAGI PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN Reni Amiliya; Anung Driyas Maraning Dyah
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.642 KB)

Abstract

Pendidikan yang diberikan sejak usia dini memiliki peranan yang sangat penting dalam perkembangan anak selanjutnya. Pelaksanaan pembelajaran pada anak usia dini berbeda dengan pembelajaran yang ada pada jenjang berikutnya. Pelaksanaan pembelajaran pada anak usia dini harus dirancang untuk mengembangkan seluruh potensi dan aspek perkembangan anak secara optimal. Pelaksanaan pembelajaran yang cenderung verbalistik dan penggunaan media yang kurang bervariasi menyebabkan perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun tidak berkembang secara optimal. Untuk mengatasi pemasalahan ini, penelitian ini mengusulkan permainan ular tangga untuk memfasilitasi perkembangan kognitif anak agar berkembang secara optimal. Efektivitas permainan ular tangga dievaluasi dengan merancang kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan metode quasi eksperimen kepada 16 anak dengan usia 5-6 tahun. Dua variabel: Permainan ular tangga dan perkembangan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig (2 tailed) sebesar 0,000 artinya nilai sig < 0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan nilai antara sebelum dan sesudah perlakuan sehingga disimpulkan bahwa game ular tangga dapat meningkatkan kognitif anak usia 5-6 tahun.
IMPLEMENTASI METODE EKSPERIMEN DALAM MENINGKATKAN KEMAMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PROSES SAINS PADA ANAK USIA DINI DI TK FLAMBOYAN KABUPATEN KAMPAR Siti Aminah
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.64 KB)

Abstract

Salah satu aspek perkembangan yang harus distimulasi guru pada anak usia dini adalah aspek kognitif. Adapun upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan menerapakan metode eksperimen. Melalui metode tersebut diyakini dapat membantu mengembangkan aspek kognitif anak melalaui proses sains yakni percobaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah “penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak” khusunya anak usia dini kelompok B1 di TK Flamboyan Desa Pagaruyung Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Jenis penelitian yang digunakan adalah peneltian tindakan kelas dengan model Kurt Lewin. Selanjutnya data akan dianalisi dengan mengunakan analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitiaan menunjukkan adanya peningkatan kemampua kognitif anak. Pada tahap pra tindakan sebagian besar anak masuk dalam kriteria kurang baik, pada Siklus I kemampuan kognitif proses sains anak meningkat pada kriteria baik dan sangat baik. Selain itu pada siklus II juga terjadi peningkatan yang signifikan yakni sebanyak 86.3 % untuk kategori sangat baik dan 13,6% kemampuan kognitif sains anak meningkat pada kategori baik. Terjadinya peningkatan tersebut juga diperkuat dengan hasil penilaian harian observasi oleh guru. diperoleh peningkatan 90,9 % kemampuan kognitif sains anak untuk kategori sangat baik dan 9,09% untuk kategori baik. Tidak lagi ditemukan anak yang kemapuan kognitif sainsnya pada kategori cukup bahkan kurang baik yakni sebesar 0%.
KURIKULUM PENDIDIKAN PADA ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Syukri
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.604 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan satu aspek yang penting di dalam kehidupan setiap individu. Pendidikan bermula sejak seorang itu dilahirkan sehinggalah ia menemui ajalnya. Pendidikan bagi manusia meliputi aspek jasmani,rohani, akal dan sosial. Manusia mendidik anaknya supaya badannya sihat dan kuat, akalnya waras dan cerdas, rohaninya luhur dan berbudi pekerti tinggi, tahu bermasyarakat dan menyesuaikan diri dalam kelompoknya. Di antara pendidikan yang paling penting bagi setiap manusia ialah pendidikan Islam. Peserta didik tersebut dilatih dan mentalnya didisiplinkan, sehingga mencari pengetahuan tidak sekadar untuk memuaskan keingin-tahuan intelektual atau hanya untuk keuntungan dunia material belaka, tetapi juga untuk mengembangkan diri sebagai makhluk rasional dan saleh yang kelak dapat memberikan kesejahteraan fisik, moral dan spiritual bagi keluarga, masyarakat dan umat manusia. Semua itu dibutuhkan suatu kurikulum yang mendukung dan cocok dalam mengembangkan diri anak manusia.
MENINGKATKAN KREATIFITAS ANAK MELALUI PERMAINAN BALOK DI TAMAN KANAK-KANAK FAJAR ROKAN HILIR Sustikasari
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.985 KB)

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan permainan Balok untuk meningkatkan kreatifitas anak. Disadari bahwa banyak cara yang dapat dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kreatifitas anak salah satunya dengan permainan Balok. Permainan balok merupakan salah satu bentuk alat permainan Edukatif ( APE) sebagaimana yang telah di tetapkan oleh Dewan Kesejahteraan Nasional sejak tahun 1972. Alat permainan edukatif yaitu segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai sarana atau peralatan untuk bermain yang mengandung nilai pendidikan dan dapat mengembangkan seluruh aspek kemampuan anak. dengan adanya permanian balok dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak, itu dapat mengembangkan apek-aspek perkembangan anak, salah satunya yaitu kreatifitas anak yang harus di kembangkan sejak usia dini. Bersdasarkan hasil penelitian bahwa terbukti permainan balok dapat meningkatkan kreatifitas anak usia dini.
PENGGUNAAN METODE CERITA DALAM PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK ANAK Mulia Rahmi
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.758 KB)

Abstract

Dalam Proses kegiatan belajar mengajar tentunya seorang guru menggunakana berbagai metode dalam melaksanakan tugasnya. Metode yang digunakan harus sesuai dengan tahap perkembangan anak, baik dari bahasa, media dan langkah-langkah pelaksanaannya, agar lebih efektif, komunikatif, dan menyenangkan bagi anak. Salah satu metode yang dirasa cocok dalam penamanan nilai akhlak anak adalah metode cerita. Dewasa ini kita lihat akhlak anak-anak semakin riskan. Banyak ditemukan anak-anak yang kurang berakhlak yang perlu perhatian khusus. Salah satu bagian terpenting yang perlu perhatian terkait pendidikan anak AUD adalah penanaman nilai akhlak. Diusia anak golden age seorang guru harus bisa memberikan pembelajaran yang memang menunjang perkembangan anak kedepanya. Penanaman nilai akhlak yang dilakukan sejak usia dini, diharapkan pada tahap perkembangan selanjutnya anak akan mampu membedakan baik buruk, benar salah, sehingga ia dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Metode bercerita dalam penanaman nilai akhlak yang diterapkan banyak membawa pengaruh positif terhadap perkembangan moral anak
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI BERMAIN BALOK ASESORIS PADA KELOMPOK BERMAIN AL-MUKMIN ROKAN HILIR Ahmad Denico
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.724 KB)

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui kreatifitas anak melalui permainan balok asesoris, adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimana penelitian ini terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus mempunya empat kegiatan yaitu perencanaan pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak KB Al-mukmin. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kreatifitas anak sebesar 90% dengan menggunakan balok asesoris.
PENGARUH PENGASUHAN IBU YANG BEKERJA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KABUPATEN PURBALINGGA Asih Nur Ismiatun; Yoyon Suryono
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.659 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengasuhan ibu yang bekerja terhadap perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif ex post facto. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster sampling terdiri atas ibu bekerja yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Kabupaten Purbalingga. Data penelitian dikumpulkan dengan menyebarkan angket kepada 100 sampel penelitian di Kabupaten Purbalingga. Angket terdiri dari dua angket untuk mendapatkan data tentang pengasuhan ibu bekerja dan perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun. Validitas instrumen menggunakan validitas konstruk dan validitas isi. Data penelitian dianalisis dengan teknik regresi untuk pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengasuhan ibu bekerja dengan perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun, =-0,205, p=0,166. Diskusi berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan sosial anak tidak hanya di pengaruhi oleh pengasuhan ibu, namun lebih kepada pengasuhan kooperatif dari kedua orang tua.
MENANAMKAN AQIDAH DAN TAUHID KEPADA ANAK USIA DINI Rahmad Fauzi Lubis
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.216 KB)

Abstract

Anak terlahir dalam keadaan fitrah, seperti kain putih yang dapat dengan mudah dicoreti tinta warna apapun dengan bentuk gambar apapun, sehinnga orangtua akan dapat mudah melukis dengan corak, warna dan memberikan otoritas penuh kepada orangtua tanpa adanya campur tangan dari pihak lain. Tulisan ini disebut dengan penelitian pustaka (library research) yang menyajikan bahan pustaka sebagai sumber data.Adapun hasil tulisan ini menyimpulkan bahwa nilai pendidikan tauhid sangat penting dalam esensi kehidupan yang dimulai dari sedini mungkin. Bagi orangtua wajib menanamkan pendidikan tauhid agar anak memperoleh aqidah yang benar dan tidak tergoyahkan dalam pemahaman ketuhan, bagi seorang guru disekolah terutama guru agama wajib menanamkan pendidikan tauhid kepada anak didik untuk mencapai misi Islam kaffah, dan Khalifah fil-ardhi, dan mendapatkan bimbingan dan perlindungan dari Allah SWT sehinnga dapat menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT.
MANAJEMEN PENGELOLAAN KELAS DI TK IT BUNAYYA PEKANBARU Usnan
Al-Abyadh Vol 2 No 2 (2019): Edisi Desember
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.542 KB)

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui tentang manajemen peengelolaan kelas di TK IT Bunayya Pekanbaru. Adapun yang melatarbelakangi penulis mengambil penenlitian di TK IT Bunayya Pekanbaru karena TK tersebut sudah masuk kategori maju dan berkembang dengan dibuktikan nilai akridtasi A dan banyaknya piala dan piagam penghargaan yang tersusun di ruangan kepala sekolah dan juga ruangan tata usaha. Berdasarkan hasil penelitian bahwa manajemen pengelolaan kelas di TK IT Bunayaa sudah masuk kategori sangat baik karena sudah terlaksananya indikator-indikator manajemen pengelolaan kelas yang hasilnya penulis jabarkan dalam jurnal ini.
MENJADI PEMIMPIN (KEPALA TAMAN KANAK-KANAK) DI ERA INDUSTRI 4.0 Ahmad Denico
Al-Abyadh Vol 3 No 1 (2020): Edisi Juli
Publisher : PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI STAI DINIYAH PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.648 KB)

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menjadi seorang pemimpin di era industri 4.0 yang tepat bagi para pemimpin pendidikan yakni kepala Taman kanak-kanak dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin dalam menghadapi era industri 4.0 yang terkenal dengan perkembangan tekhnologi, maka sudah seharusnya walaupun kita berada di pendidikan tingkat kanak-kanak harus mengikuti perkembangan zaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan mengkaji literatur yang berhubungan dengan obek pembahasan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh pemimpin pendidikan dalam hal ini kepala taman kanak-kanak yang penulis rangkum dari berbagai sumber dan jurnal-jurnal yang teraktiditasi diantaranya: pemimpin pendidikan harus yang jujur, berani, menerima mendorong dan memotivasi tim untuk bergerak dalam mencapai tujuan yang diharapkan, Membutuhkan pemimpin yang kreatif, mampu membaca peluang terhadap segala perubahan yang terjadi pada abad 21 ini, Pemimpin yang berfikir cepat, tanggap terhadap segala perubahan memiliki arah tujuan yang jelas dan mampu memberikan rasa aman, nyaman terhadap orang yang dipimpin, pemimpin yang Mampu mengembangnkan potensi yang ada, memanajemen resiko, Pemimpin harus mampu memberikan teladan yang baik, Pemimpin harus mampu mengarahkan yang dipimpin kepada yang lebih baik, dan Mampu melakukan lompatan berfikir jauh,dan membawa organisasi bawahannya menjadi rujukan bagio organisasi lainnya.