Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pemanfaatan media pembelajaran daring dalam pendidikan tinggi pasca pandemi Covid-19, termasuk pada Program Studi Pendidikan Jasmani yang memiliki karakteristik pembelajaran teori dan praktik. Perbedaan karakteristik tersebut menuntut evaluasi empiris terhadap efektivitas media pembelajaran daring berdasarkan persepsi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Pendidikan Jasmani terhadap efektivitas media pembelajaran daring pada mata kuliah teori dan praktik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif survei. Sampel penelitian berjumlah 70 mahasiswa aktif Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Kotabumi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert lima tingkat dengan 24 butir pernyataan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,933, yang menandakan konsistensi instrumen sangat tinggi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata persepsi mahasiswa sebesar 91,43 dengan standar deviasi 15,085, yang berada pada kategori efektif. Distribusi kategori menunjukkan bahwa 51,4% mahasiswa berada pada kategori efektif dan 27,1% pada kategori sangat efektif, sedangkan hanya 1,4% yang menilai pembelajaran daring kurang efektif. Analisis per indikator menunjukkan nilai rata-rata tertinggi pada indikator pelaksanaan pembelajaran praktik (mean = 18,91), diikuti pemahaman materi teori (mean = 14,86), serta aksesibilitas dan kemudahan penggunaan media (mean = 11,94). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran daring dinilai efektif oleh mahasiswa Pendidikan Jasmani baik pada mata kuliah teori maupun praktik, sehingga layak digunakan sebagai alternatif dan pelengkap pembelajaran di perguruan tinggi dengan tetap memperhatikan penguatan motivasi dan pemerataan akses belajar.
Copyrights © 2026