Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi penulisan sejarah lokal bertema pemberontakan DI/TII di SMA Negeri 9 Kabupaten Maros sebagai strategi pencegahan radikalisme dikalangan pelajar. Sasaran pengabdian difokuskan pada: (1) 200 peserta seminar umum terdiri atas siswa kelas X–XII, guru, dan perwakilan masyarakat untuk memperluas literasi sejarah serta sikap anti-radikalisme secara masif; (2) 45 siswa terpilih dari kelas XI–XII yang tergabung dalam tim pengabdi intensif guna mengembangkan keterampilan penulisan naratif populer, dan pengarsipan digital. Kegiatan menerapkan pendekatan partisipatif-interdisipliner dengan integrasi sejarah lisan, verifikasi sumber, penulisan naratif populer, dan pengarsipan digital melalui aplikasi “Jejak Maros”. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi sejarah, keterampilan riset, dan penguatan sikap anti-radikalisme. Capaian: microsite interaktif berisi narasi dan visual sejarah lokal, Klub Sejarah Lokal “Jejak Maros” sebagai ruang kolaboratif, buku antologi digital , serta arsip komunitas daring yang dapat direplikasi. Program ini menegaskan pendidikan sejarah lokal partisipatif sebagai instrumen efektif memperkuat identitas Pancasila, nasionalisme inklusif, dan daya tangkal terhadap narasi ekstremisme serta disinformasi digital.
Copyrights © 2025