Usaha pembuatan getuk di Dusun II Desa Sukamandi Hilir yang dikelola oleh Ibu Sugini memiliki potensi pasar yang luas, namun mengalami penurunan kapasitas produksi dari sekitar 400 kg/hari menjadi 100 kg/hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan kapasitas dan kinerja mesin pencetak getuk yang sudah menurun, keterbatasan keterampilan teknis dalam pengoperasian dan perawatan mesin, serta belum adanya pendampingan terstruktur untuk penguatan kapasitas produksi. Program pengabdian ini bertujuan membantu mitra meningkatkan kapasitas dan efisiensi usaha melalui tiga bentuk kegiatan utama: (1) revitalisasi dan rancang bangun mesin pencetak getuk dengan kapasitas yang lebih sesuai kebutuhan usaha dan menggunakan material yang aman pangan, (2) pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin kepada mitra dan anggota keluarga yang terlibat dalam produksi, serta (3) pendampingan produksi untuk penataan alur kerja, pengaturan waktu proses, dan pemanfaatan mesin secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi survei dan analisis kebutuhan, perancangan dan pembuatan mesin, uji coba lapangan, pelatihan teknis, serta monitoring dan evaluasi berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin baru mampu mempercepat proses penggilingan dan pencetakan, menghasilkan bentuk getuk yang lebih seragam, dan memudahkan mitra dalam memenuhi permintaan pasar. Di sisi lain, pelatihan dan pendampingan meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan dan merawat mesin, sekaligus memperbaiki pengelolaan alur produksi. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas usaha, efisiensi proses produksi, serta kepercayaan diri mitra dalam mengembangkan usaha getuk secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025