Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran kepala madrasah dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dan akreditasi mutu. Kepala madrasah memegang peran strategis sebagai pengelola administratif sekaligus pemimpin visioner yang menentukan kualitas pendidikan, kompetensi guru, dan prestasi akademik siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan pengumpulan data dari buku, jurnal, artikel, laporan penelitian, dokumen kebijakan, dan peraturan terkait. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui identifikasi, klasifikasi, dan sintesis informasi dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah memiliki peran sentral dalam perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan SDM. Kepala madrasah yang efektif mampu menyesuaikan penempatan guru sesuai kompetensi, mendorong pengembangan profesional melalui pelatihan dan workshop, serta membangun komunikasi yang terbuka untuk menciptakan iklim kerja positif. Selain itu, kepala madrasah berperan penting dalam proses akreditasi, mulai dari pemahaman standar BAN-M, koordinasi tim akreditasi internal, hingga pembinaan guru dan staf agar siap menghadapi evaluasi eksternal. Optimalisasi peran ini dipengaruhi oleh faktor pendukung seperti kompetensi kepemimpinan, dukungan staf, budaya kerja profesional, serta pemanfaatan teknologi informasi. Hambatan yang ditemui meliputi keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, birokrasi, dan dinamika regulasi akreditasi. Kesimpulannya, kepala madrasah yang mampu mengelola faktor-faktor tersebut secara kolaboratif, adaptif, dan inovatif dapat meningkatkan efektivitas kebijakan SDM, kesiapan akreditasi, dan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Copyrights © 2025