This study aimed to know the antimicrobial activity of ethyl acetate extract of Passiflora foetida L. roots against Streptococcus mutans and Candida albicans, two dominant microorganisms in the oral microbiota. Extraction was performed via maceration, followed by phytochemical screening and disc diffusion assay. Phytochemical tests confirmed the presence of flavonoids, alkaloids, and terpenoids. The antibacterial test showed inhibition zones ranging from 11.18 mm (1.5%) to 19.92 mm (3%), with the 3% concentration showing no significant difference compared to amoxicillin (p = 0.872). Antifungal activity was observed starting at 60% concentration, with the highest inhibition zone at 12.47 mm (70%), not significantly different from nystatin (p = 0.067). Statistical analysis using ANOVA and Games-Howell indicated significant differences among several treatment groups. These findings suggest that the ethyl acetate extract of Passiflora foetida L. roots has promising potential as a natural antimicrobial agent with dose-dependent activity against oral pathogenic bacteria and fungi. Keywords: C. albicans, ethyl acetate extract P. foetida L., S. mutans Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba ekstrak etil asetat akar Passiflora foetida L. terhadap Streptococcus mutans dan Candida albicans, dua mikroorganisme utama dalam mikrobiota rongga mulut. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, dilanjutkan dengan skrining fitokimia dan uji difusi cakram. Hasil skrining menunjukkan keberadaan flavonoid, alkaloid, dan terpenoid dalam ekstrak. Uji antibakteri menunjukkan zona hambat meningkat dari 11,18 mm (1,5%) hingga 19,92 mm (3%), dan pada konsentrasi 3% tidak berbeda signifikan dengan amoxicillin (p = 0,872). Uji antijamur menunjukkan aktivitas mulai muncul pada konsentrasi 60%, dengan zona hambat tertinggi 12,47 mm pada konsentrasi 70% yang tidak berbeda signifikan dengan nystatin (p = 0,067). Uji statistik menggunakan ANOVA dan Games-Howell menunjukkan perbedaan signifikan antar beberapa kelompok perlakuan. Hasil ini mengindikasikan bahwa ekstrak etil asetat akar rambusa memiliki potensi sebagai agen antimikroba alami yang efektif, dengan aktivitas yang bersifat dosis-responsif terhadap bakteri dan jamur patogen rongga mulut. Kata Kunci: C. albicans, ekstrak etil asetat, P. foetida L., S. mutans
Copyrights © 2026