Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar dengan model Problem Based Learning dan model Direct instruction, serta perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang telah diajar dengan model Problem Based Learning dan model Direct instruction. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif. Populasi yaitu seluruh siswa kelas X terdiri atas 2 kelas Sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi aktivitas kemampuan berpikir kritis dan tes esai kemampuan berpikir kritis. Data yang diperoleh dikumpulkan dan dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan sistem Statistical Package for Social Science. Hasil analisis nilai siswa yaitu kemampuan berpikir kritis yang diajarkan dengan model Problem Based Learning dan model Direct instruction, hal ini didasarkan pada nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa kelas Problem Based Learning 75,91 dan kelas Direct instruction 63,59. Kemampuan berpikir kritis siswa dari kelas kedua mempunyai perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2024