Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning yang dipadukan dengan pendekatan Flipped Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI di SMAN 3 Makassar pada materi sistem pencernaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group. Sampel penelitian terdiri atas 35 peserta didik kelas eksperimen (Problem Based Learning dengan Flipped Classroom) dan 35 peserta didik kelas kontrol (Direct Instruction dengan Flipped Classroom) yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes keterampilan berpikir kritis berbentuk soal esai yang dinilai berdasarkan rubrik berpikir kritis. Analisis data dilakukan menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan skor pretest sebagai kovariat untuk mengontrol kemampuan awal peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan, dengan skor rata-rata pretest sebesar 44,91 meningkat menjadi 82,34 pada posttest. Sebanyak 25,71% peserta didik berada pada kategori sangat tinggi dan 71,42% pada kategori tinggi. Sementara itu, skor rata-rata kelas kontrol meningkat dari 38,17 menjadi 77,00. Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa model PBL dengan pendekatan Flipped Classroom secara signifikan lebih efektif dibandingkan model Direct Instruction dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2025