Self-efficacy merupakan faktor psikologis kunci yang memengaruhi keberhasilan belajar peserta didik. Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru dalam pembelajaran melalui kuis adaptif dan aplikasi edukasi yang mampu memberikan umpan balik personal dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penggunaan kuis adaptif dan aplikasi pembelajaran berbasis AI terhadap peningkatan self-efficacy siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental. Subjek penelitian terdiri atas 78 mahasiswa calon guru. yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan dianalisis menggunakan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kuis adaptif dan aplikasi edukasi berbasis AI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan self-efficacy siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan capaian kognitif, tetapi juga memperkuat aspek afektif siswa, khususnya kepercayaan diri dalam belajar
Copyrights © 2025