Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru kelas dalam meningkatkan spiritualitas siswa melalui kegiatan rutin keagamaan di SD Islam Al-Azhar 60 Pekalongan, khususnya pada siswa kelas 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data utama adalah guru kelas, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan secara signifikan sebagai pembimbing rohani, teladan, organisator, motivator, fasilitator, transformator, dan evaluator dalam membentuk spiritualitas siswa. Implementasi kegiatan keagamaan rutin seperti muroja’ah dan tahfiz Al-Qur’an, shalat dhuha, shalat dhuhur berjamaah, serta kegiatan pembiasaan lainnya terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan ibadah, ketenangan emosional, kepatuhan terhadap aturan, serta pembentukan akhlak dan sikap religius siswa. Keberhasilan program didukung oleh komitmen guru, alokasi waktu yang memadai, serta dukungan orang tua, namun masih menghadapi hambatan berupa perbedaan karakter siswa dan pengaruh teknologi digital. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan spiritual siswa memerlukan keteladanan guru yang konsisten serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan agar nilai-nilai spiritual dapat terinternalisasi secara berkelanjutan dalam kehidupan siswa.
Copyrights © 2026