Mahasiswa Malang Raya yang merepresentasikan generasi Z pada hakikatnya memiliki potensi untuk mengabaikan nilai pendidikan akhlak sehingga tercermin dalam perilakunya sehari-hari. Pendidikan akhlak menekankan pada proses adaptasi pada penguatas proses pembelajaran yang melibatkan peran pendidik dalam mengontrol orientasi mahasiswa dalam perhatiannya pada penggunaan gadget secara masif dan cenderung pada acuh tak acuh terhadap pendidikan akhlak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur internalisasi nilai pendidikan akhlak bagi mahasiswa generasi Z di Malang Raya. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Data yang dihimpun adalah berupa respon atau keterangan dari 202 mahasiswa di 4 PTKI di Malang Raya. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji normalitas kol-Smirnov sebesar 1.005 dengan signifikansi sebesar 0.264 yang mana rata-rata nilai internalisasi mahasiswa sebesar 76.23 yang dapat dikategorikan cukup baik dalam menjalankan nilai pendidikan akhlak pada pola interaksi kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pola interaksi antar mahasiswa generasi Z seharusnya mampu menghadirkan perilaku dan interaksi yang baik.
Copyrights © 2025