Penelitian ini mengkaji pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar Bahasa Arab siswa dari pesantren. Penelitian dilatarbelakangi rendahnya capaian belajar Bahasa Arab di MA Roudlotul Ulum Pagak, sementara intensitas penggunaan media sosial di kalangan siswa generasi Z tinggi. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh penerapan media sosial terhadap hasil belajar Bahasa Arab pada materi Asy-Syabab di kelas XII, sekaligus mengobservasi minat mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa (saturated sampling). Data dikumpulkan melalui tes pretest–posttest, observasi, dan wawancara, dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, serta regresi linier berbantuan SPSS. Hasil menunjukkan peningkatan capaian belajar yang nyata setelah intervensi pembelajaran berbasis media sosial, rata-rata pretest 52,08 meningkat menjadi 83 pada posttest. Instrumen tes valid dan reliabel. Analisis regresi menunjukkan hubungan kuat antara penerapan media sosial dan peningkatan hasil belajar (R=0,805) dengan koefisien determinasi R²=0,648 (Sig.=0,000). Observasi dan wawancara menguatkan temuan kuantitatif, di mana siswa lebih antusias, lebih aktif berdiskusi, dan lebih percaya diri mempraktikkan keterampilan berbahasa. Dengan demikian, media sosial berpotensi menjadi media pembelajaran efektif untuk meningkatkan minat dan prestasi belajar Bahasa Arab, sepanjang dirancang terarah dengan meminimalkan distraksi.
Copyrights © 2025