Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan nyata pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cimahi terhadap kemasan yang mudah dibaca, konsisten secara visual, dan layak produksi. Di lapangan, banyak UMKM—terutama yang masih mengandalkan platform desain berbasis template—menghadapi masalah keterbacaan, ketidakteraturan hierarki informasi, serta berkas yang tidak memenuhi standar pra-cetak, sehingga menghambat proses produksi dan promosi. Menjawab persoalantersebut, kegiatan yang dilaksanakan pada 26 Agustus 2025 di Mozi Design Institute ini menargetkan delapan pelaku UMKM lintas sektor di Kota Cimahi (n = 8) yang mengalami kendala keterbacaan kemasan, ketidakkonsistenan identitas visual, dan ketidaksiapan berkas pra-cetak, untuk didampingi melalui sesi re-desain terstruktur guna memperkuat pesan, identitas merek, dan kesiapan teknis kemasan. Metode yang digunakan adalah kualitatif Participatory Action Research melalui satu siklus PDSA: pemetaan kebutuhan dan perancangan bersama; workshop praktis menggunakan Canva; klinik desain individual untuk penyempurnaan berkas; serta evaluasi melalui observasi, checklist pracetak, wawancara singkat, dan telaah artefak. Hasil menunjukkan peningkatan keterbacaan judul, penegasan hirarki informasi, dan konsistensi warna–tipografi. Sebagian besar peserta menuntaskan berkas siap cetak (PDF Print dengan bleed dan crop marks) serta mockup untuk promosi; peserta lainnya membawa draf kuat dengan rencana tindak lanjut (uji cetak kecil, penambahan QR/kontak). Model pendampingan ini ringkas, kontekstual, dan mudah direplikasi pada komunitas serupa.
Copyrights © 2025