Transformasi digital pada era Society 5.0 mendorong penerapan sistem pencatatan berbasis aplikasi dalam pelayanan posyandu untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi data. Di Puskesmas Garum Kabupaten Blitar, proses pencatatan status gizi balita masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi keterlambatan pelaporan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital tenaga kesehatan melalui penggunaan aplikasi SIGITA berbasis Android. Metode yang digunakan adalah collaborative mentoring dengan melibatkan 12 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader posyandu, dan orang tua balita. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, simulasi penggunaan aplikasi, dan evaluasi melalui kuesioner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan pengguna secara signifikan. Rata-rata skor literasi digital meningkat dari 2,26 sebelum pelatihan menjadi 4,4 setelah pendampingan. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek penilaian, termasuk kemudahan penggunaan aplikasi, kecepatan pencatatan, kelancaran pelaporan digital, aksesibilitas data, dan kepuasan pengguna. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi SIGITA efektif dalam meningkatkan literasi digital dan mendukung percepatan proses pencatatan serta pelaporan status gizi balita di Puskesmas Garum Kabupaten Blitar
Copyrights © 2025