Selama masa pertumbuhan tanaman membutuhkan nutrisi. Penambahan pupuk anorganik urea sebagai unsur hara nitrogen seringkali tidak efektif karena siffat urae yang cepat tersedia sehingga potensi hilang sangat besar baik melalui penguapan maupun pelindian. Teknologi pupuk lepas lambat menjadi alternatif untuk menjamin ketesediaan hara N, efisiensi serapan hara N bagi tanaman, serta kesuburan sifat tanah. Efektivitas pupuk lepas lambat dapat dipengaruhi oleh faktor bahan pendukung. Potensi jenis bahan pendukung pembungkus urea yang berasal dari bahan organik sangat besar, seperti arang sekam, arang tempurung kelapa dan limbah udang. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh bahan pembungkus formula pupuk lepas lambat Urea-Organik terhadap perubahan sifat kimia tanah dan ketersediaan hara Nitrogen. Penelitian dilaksanakan adalah percobaan inkubasi yang dilakukan dalam laboratorium (Insitu) dengan perlakuan : Kontrol (tanpa perlakuan), F1 (Urea), F2 (Urea-arang sekam), F3 (Urea-arang tempurung kelapa), F4 (Urea-limbah udang). Parameter yang diamati yaitu pH tanah, kandungan C-Organik dan N-Nitrat tanah dari sampel tanah yang diambil pada 0, 14, 28, 42, dan 56 hari setelah inkubasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan arang sekam, arang tempurung kelapa, dan limbah udang sebagai bahan pembungkus urea dalam formula pupuk lepas lambat mampu meningkatkan ketersediaan hara nitrogen (N-Nitrat), serta mampu memperbaiki pH tanah dan kandungan bahan organik tanah dari sebelum perlakuan. Dalam hal uji korelasi antara pH, kandungan C-organik dan kandungan N-Nitrat menunjukkan korelasi yang tidak signifikan. Oleh karena itu perlu ada penelitian pembanding yang dilaksanakan di lapangan dengan beragam faktor yang mempengaruhi.
Copyrights © 2025