Latar belakang penelitian didasari adanya perhatian yang mendalam terkait perkembangan keterbukaan informasi publik di wilayah Provinsi Jawa Timur yang dikelola oleh Komisi Informasi . Bagaimana Optimalisasi pelaksanaan dan Peranan dari Komisi Informasi Jawa Timur menjadi tujuan utama dan focus dari penelitian. Design Penelitian dilakukan dengan Metode Kualitatif melalui pendekatan yang bersifat desktriptif,agar mendapatkan gambaran yang nyata dan sebenarnya terhadap situasi yang ada. Observasi yang dilakukan dengan melakukan pengamatan lapangan yang disertai wawancara pada 6 orang informan yang dianggap mengetahui permasalahan terkait topik yang diangkat. Untuk menjawab masalah penelitian dilakukan pendekatan dengan teori peranan, selain itu interpretasi hasil penelitian dianalisa dengan 4 tahapan berdasarkan model miles and Huberman sehingga bisa dilakukan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dimulai May 2025 hingga Juli 2025 menunjukan hasil bahwa analisis interpretasi yang dilakukan peneliti melalui 3 (empat) pendekatan indikator pengukuran yaitu: Dimensi Regulatory, Dimensi Enabling, Dimensi Direct Provision Good and Services menunjukan adanya efektifitas yang baik dalam ketercapaian atau kesesuaian yang mendekati harapan sesuai amanah undang undang No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi Publik. Selain itu hal yang penting adalah pada tahun 2024 diadakan Focus Group Discussion (FGD) yang menghasilkan 19 Rekomendasi bagi Komisi Informasi Jawa Timur untuk meningkatkan pengelolaan Keterbukaan Informasi yang berkelanjutan dan terarah.
Copyrights © 2026