Di zaman digital saat ini, organisasi diharapkan untuk lebih fleksibel dalam mengelola tenaga kerja dengan memperhatikan aspek emosional serta teknologi yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana kepuasan kerja dan retensi karyawan mempengaruhi kecerdasan emosional serta penggunaan teknologi SDM yang inovatif di Rumah Sakit Tk. III Dr. Reksodiwiryo Padang. Dengan menggunakan metode kuantitatif asosiatif, sampel penelitian melibatkan 180 pegawai yang dipilih melalui pemilihan acak proporsional, serta melakukan analisis regresi berganda, uji t, dan uji F. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kepuasan kerja memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kecerdasan emosional, sedangkan retensi karyawan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Meski begitu, keduanya terbukti berkontribusi positif secara signifikan terhadap penggunaan teknologi inovatif dalam manajemen sumber daya manusia. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan emosional lebih banyak ditentukan oleh kepuasan kerja, sementara retensi karyawan berperan penting dalam mendorong penerapan teknologi SDM. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan kerja dan retensi karyawan memberikan kontribusi yang berbeda terhadap peningkatan kecerdasan emosional dan penerapan inovasi teknologi, sejalan dengan tujuan penelitian.
Copyrights © 2026