This study aims to identify the character education values present in the book Al-Hikam by Sheikh Ibn 'Athaillah through the application of Charles Sanders Peirce's semiotic approach. This text was selected due to its rich moral and spiritual teachings, which remain pertinent to the development of human character today. Employing a qualitative descriptive method, this research utilizes Peirce's triadic semiotic analysis technique, which encompasses three components: representamen, object, and interpretant. The data analyzed include eight wisdoms purposively selected from Al-Hikam. The findings indicate that Al-Hikam encompasses character education values that address individual, social, and transcendental dimensions. Through Peirce's semiotic framework, the wisdoms in this book can be interpreted as a system of signs conveying profound moral and spiritual messages. Key values identified include sincerity, tawakkal (trust in God), patience, self-reflection, trustworthiness, contentment, and asceticism, which are essential in the cultivation of Islamic character. This research contributes to the integration of classical Islamic heritage into contemporary character education development. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kitab Al-Hikam karya Syekh Ibnu ‘Athaillah dengan menggunakan pendekatan Semiotika dari Charles Sanders Peirce. Kitab ini dipilih karena berisi banyak ajaran moral dan spiritual yang masih relevan untuk membentuk karakter manusia di masa sekarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis semiotik triadik Peirce, yaitu terdiri dari tiga unsur: representamen, objek, dan interpretan. Data yang dianalisis berupa 8 hikmah terpilih dari Al-Hikam secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan kitab al-Ḥikam mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang mencakup aspek individu, sosial, dan transendental. Melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce, hikmah-hikmah dalam kitab ini dapat dianalisis sebagai sistem tanda yang mengandung pesan moral dan spiritual yang mendalam. Nilai-nilai seperti ikhlas, tawakkal, sabar, muhasabah, amanah, qana’ah, dan zuhud, teridentifikasi sebagai unsur penting dalam pembentukan karakter Islami. Penelitian ini berkontribusi pada pemanfaatan warisan klasik Islam dalam pengembangan pendidikan karakter di masa sekarang.
Copyrights © 2025