Kualitas produk merupakan faktor penting dalam menjaga daya saing industri kimia, terutama pada perusahaan yang menghasilkan bahan berisiko tinggi seperti Ammonium Nitrate. Permasalahan utama yang terjadi di PT X adalah cacat produk berupa caking, yaitu kondisi ketika partikel saling menempel dan membentuk gumpalan padat sehingga menurunkan kualitas dan kemampuan alir produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya cacat caking serta memberikan usulan perbaikan agar mutu produk tetap terjaga. Metode yang digunakan adalah Fishbone Diagram dan 5 Whys untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah dari lima faktor utama, yaitu manusia, mesin, metode, material, dan lingkungan. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa penyebab utama cacat berasal dari beban kerja operator yang tinggi, sistem kontrol mesin yang tidak dikalibrasi secara rutin, penerapan sistem FIFO yang belum optimal, variasi kualitas bahan baku, serta tidak adanya pengatur suhu saat distribusi. Usulan perbaikan yang direkomendasikan meliputi pelatihan operator, penerapan program Total Productive Maintenance (TPM), audit vendor secara berkala, serta pemasangan sensor suhu pada kendaraan distribusi. Penerapan perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat cacat caking, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta menjaga konsistensi kualitas Ammonium Nitrate di PT X.
Copyrights © 2026