Proses penggulungan dinamo merupakan pekerjaan manual dan repetitif yang umumnya dilakukan menggunakan kursi kerja sederhana tanpa mempertimbangkan aspek ergonomi. Kondisi tersebut menyebabkan postur kerja membungkuk, leher menunduk, serta kaki tidak tersangga dengan baik, sehingga meningkatkan risiko musculoskeletal disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain fasilitas kerja berbasis data antropometri guna mengurangi risiko MSDs pada pekerja penggulungan dinamo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara pekerja, serta pengukuran antropometri terhadap 39 responden. Data antropometri diolah untuk memperoleh nilai rata-rata, standar deviasi, serta persentil ke-5, ke-50, dan ke-95 sebagai dasar perancangan. Hasil penelitian berupa rancangan kursi kerja ergonomis yang dilengkapi sistem hidrolik, sandaran punggung, footrest, tool hanger, dan storage box. Berdasarkan prinsip ergonomi dan kesesuaian dimensi antropometri, rancangan ini berpotensi memperbaiki postur duduk, mengurangi beban pada punggung, leher, dan pinggang, serta meningkatkan efisiensi jangkauan alat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan desain berbasis antropometri efektif untuk meningkatkan kenyamanan kerja dan menurunkan risiko MSDs pada lingkungan kerja UMKM.
Copyrights © 2026