Kajian ini meneliti peran bahasa Arab sebagai penjaga warisan budaya Islam melalui analisis retorika dalam sastra Arab klasik. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kritis, penelitian ini menelusuri perkembangan ilmu balaghah mulai dari masa pra-Islam hingga era Abbasiyah meliputi unsur ma'ani, bayan, dan badi' dalam Al-Qur’an, puisi Jahiliyah, serta karya para ulama seperti Al-Jurjani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika klasik tidak hanya menjaga nilai-nilai keislaman, tetapi juga membentuk identitas budaya kontemporer di kalangan Muslim, khususnya dalam wacana keagamaan, sastra modern, dan media digital. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman interdisipliner tentang linguistik dan budaya Islam, dengan implikasi bagi pendidikan serta pelestarian warisan budaya di era globalisasi.
Copyrights © 2026