Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas jemaat dalam konteks gereja urban di Indonesia, dengan fokus pada peran Kepemimpinan Melayani, Budaya Organisasi Gereja, dan Kualitas Layanan Jemaat sebagai variable mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM), penelitian ini menganalisis data dari 210 responden jemaat yang aktif melayani dalam berbagai peran pelayanan gerejawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Melayani dan Budaya Organisasi Gereja memiliki pengaruh signifikan secara langsung terhadap Loyalitas Jemaat, sementara Kualitas Layanan berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan tersebut. Penelitian ini tidak hanya mengisi celah teoretis dalam literatur teologi pastoral dan manajemen organisasi keagamaan, tetapi juga memberikan rekomendasi praktis bagi pemimpin gereja untuk mengembangkan model pelayanan yang lebih inklusif, responsif, dan berpusat pada relasi. Studi ini merekomendasikan penguatan pelatihan kepemimpinan melayani, revitalisasi budaya organisasi berbasis nilai, dan peningkatan kualitas layanan pastoral sebagai strategi untuk memperkuat loyalitas jemaat di era kontemporer.
Copyrights © 2026