ABSTRACT : This study employs a quantitative approach with a causal design using PLS-SEM to analyze the effects of accounting literacy and business innovation on students’ business performance, as well as to examine the mediating role of capital support. The research utilized secondary data obtained from financial reports and operational reports of 103 student-run businesses participating in the Gila Marketing Program at STIE Pancasetia during the 2019–2025 period. The findings indicate that accounting literacy has a positive and significant effect on business performance and capital support. In contrast, business innovation does not significantly influence business performance, although it shows a significant negative effect on capital support. Furthermore, capital support is not found to significantly affect business performance, thereby failing to mediate the relationships between accounting literacy or business innovation and business performance. These results highlight that financial management capability plays a more crucial role in determining student business success compared to innovation activities or the amount of capital received. The study recommends strengthening financial recording and capital management competencies to ensure that funding programs lead to more sustainable improvements in business performance.ABSTRAK : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal berbasis PLS-SEM untuk menganalisis pengaruh literasi akuntansi dan inovasi bisnis terhadap kinerja bisnis mahasiswa, serta menguji peran dukungan modal sebagai variabel mediasi. Data penelitian berupa data sekunder dari laporan keuangan dan laporan operasional 103 bisnis mahasiswa peserta program Gila Marketing STIE Pancasetia periode 2019–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis mahasiswa serta terhadap dukungan modal. Sebaliknya, inovasi bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha, namun terbukti berpengaruh signifikan terhadap dukungan modal dengan arah negatif. Selain itu, dukungan modal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis sehingga tidak mampu memediasi hubungan antara literasi akuntansi maupun inovasi bisnis terhadap kinerja usaha. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan pengelolaan keuangan merupakan faktor yang lebih menentukan dalam keberhasilan bisnis mahasiswa dibandingkan inovasi maupun besarnya modal yang diterima. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pencatatan keuangan dan manajemen modal agar program pembiayaan dapat menghasilkan peningkatan kinerja yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025