Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 54 responden, dan data diolah melalui analisis SmartPLS versi 4.0 untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel, serta model dapat menerangkan 58,9% variasi kinerja pegawai. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan. Kondisi ini menyatakan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih dipengaruhi oleh kemampuan instansi dalam memanfaatkan teknologi informasi, terutama dalam menunjang kelancaran aktivitas kerja maupun pelayanan. Kesimpulannya, optimalisasi teknologi informasi memiliki peran penting dalam peningkatan kinerja pegawai, sementara gaya kepemimpinan memerlukan evaluasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan pegawai. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi digital, perbaikan sistem teknologi, serta penguatan pendekatan kepemimpinan yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan kerja.
Copyrights © 2026