Jenis penelitian ini digolongkan sebagai Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada siswa. Penelitian ini menggunakan model PTK yang dikemukakan oleh Ernes T. Sringer. Model Ernest T Sringer ditandai dengan tiga kata look, think dan act. Subjek penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Saban Kec. Gubug Kab. Grobogan. Berjumlah 37 Siswa. Terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Penelitian dilaksanakan pada bulan maret- April semester 2 tahun pelajaran 2021/2022. Dapat ditarik kesimpulan bahwa Hasil prestasi belajar yang diperoleh pada pembelajaran tematik melalui Hyflex Learning Berbantu Word Wall mengalami peningkatan 24,32%. Siklus I rata-rata 79,45 dan pada siklus II rata-rata 81,35. Persentase ketuntasan belajar yang diperoleh pada siklus I adalah 62,16% dan pada siklus II menjadi 86,48%. Keterampilan berfikir kritis siswa selama proses pembelajaran mengalami peningkatan 24,32% yaitu pada siklus I ada 12 anak yang mendapatkan kategori Sangat tinggi, 14 anak memperoleh kategori Tinggi, sehingga presentase ketuntasanya 64,86% dan 11 anak memperoleh kriteria Cukup dengan presentase 32,43%. Pada siklus II keterampilan berfikir kritis siswa ada 17 siswa mendapatkan kategori sangat tinggi,89,18%, dengan demikian termasuk dalam kategori baik dan telah mencapai indikator keberhasilan.
Copyrights © 2025