Usaha mikro berbasis kerajinan ramah lingkungan memiliki peran strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi dan pelestarian lingkungan. Salah satu pelaku usaha tersebut adalah KGS Craft, yang mengolah eceng gondok menjadi produk sandal daur ulang dengan sentuhan kain tradisional. Meskipun memiliki potensi besar, usaha ini menghadapi kendala pada aspek penetapan harga dan pengelolaan keuangan yang belum efisien. Melalui kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dari Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya melaksanakan pendampingan yang difokuskan pada penguatan strategi penetapan harga dan pengelolaan keuangan mikro agar mitra mampu beradaptasi terhadap volatilitas ekonomi dan moneter. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan intensif yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam menghitung biaya produksi secara tepat, menentukan harga berbasis nilai produk, serta melakukan pencatatan keuangan yang lebih tertib dan transparan. Selain menghasilkan peningkatan efisiensi dan daya saing usaha, program ini juga mendorong terbentuknya kesadaran kewirausahaan yang berkelanjutan dan berbasis lingkungan. Kegiatan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pemberdayaan ekonomi, pekerjaan layak, dan konsumsi bertanggung jawab.
Copyrights © 2025