Problem Solving sendiri adalah keterampilan seseorang dalam memecahkan dan menyelesaikan suatu masalah. Interaksi antara stimulasi dan respons atau hubungan dua arah belajar dan lingkungan. Literasi numerik adalah merupakan pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang berkaitan dengan matematika, dan congklak adalah sebuah permainan jadul asal Indonesia yang menggunakan papan kayu dan batu atau kerang sebagai media bermain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permainan congklak dapat mendorong perkembangan problem solving dan mengetahui hasil daripada keduanya saat anak memainkan permainan congklak.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa permainan congklak cukup efektif dalam mengasah problem solving dan literasi numerik pada anak. Pada temuan penelitian ini di dapati pada perkembangan problem solving, anak sudah mampu mengidentifikasi masalah,perencanaan strategi,respon cepat untuk mengambil keputusan,evaluasi hasil, dan penguasaan diri. Sedangkan untuk literasi numerik didapati anak sudah mampu menghitung biji congklak, perhitungan langkah, mengelola distribusi biji, dan pemahaman pola dan hubungan numerik anak. Pada temuan ini peneliti mendapatkan nilai indikator untuk problem solving dan literasi numerik mencapai 75-80 yang berarti baik.
Copyrights © 2025