Penyakit degeneratif merupakan salah satu penyebab utama kematian global, terutama di negara berkembang. Upaya preventif melalui edukasi pangan fungsional berbasis fitonutrien menjadi penting untuk menekan prevalensinya. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Junrejo terkait pemanfaatan kulit jeruk manis (Citrus sinensis) sebagai produk pangan fungsional dalam bentuk dry slice. Metode yang digunakan adalah pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) melalui sosialisasi, praktik pembuatan produk, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat, dengan 60% peserta memiliki tingkat pengetahuan baik, 23,3% cukup, dan 16,7% kurang setelah pelatihan. Selain itu, masyarakat memperoleh keterampilan dalam mengolah kulit jeruk menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus memiliki manfaat kesehatan. Program ini diharapkan mendorong pengembangan usaha berbasis produk lokal serta meningkatkan generating income masyarakat Desa Junrejo.
Copyrights © 2025