Lahan rawa memiliki potensi produktivitas tinggi namun masih belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur dan pengelolaan yang kurang tepat. Program Upaya Khusus Optimasi Lahan Rawa yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas tanaman melalui pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur tata lahan dan tata air. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendukung kesejahteraan petani. Di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, pelaksanaan program menghadapi kendala kurangnya sumber daya manusia yang ahli di bidang teknik sipil, sehingga diperlukan pendampingan teknis guna memastikan pekerjaan sesuai rencana dan spesifikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menjadi solusi strategis untuk memberikan dukungan pengawasan teknis selama pembangunan, menjamin kualitas konstruksi, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan serta pemeliharaan infrastruktur. Dengan demikian, PKM ini diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap optimalisasi lahan rawa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Pada hasil perhitungan pada pintu air jika dibandingkan dengan perencanaan terdapat sedikit perbedaan pada panjang bangunan sehingga tidak bisa dipersentasekan kurang dari 100% yaitu 95,46% pada pintu air 1 dan 93,87% pada pintu air 2.
Copyrights © 2025